Ribuan tahun dari sekarang, Terra atau Bumi yang manusia tempati telah tiada akibat perang. Penduduk Terra berpencar mencari planet yang bisa mereka tinggali. Satu janji mereka, “Jangan tempati planet yang sudah berpenduduk. Jangan lagi berperang. Sudah cukup.” Namun, manusia memang serakah. Satu koloni manusia membuat perserikatan besar yang bermaksud menguasai antariksa. Mereka menyerang satu planet kecil bernama Poa serta menculik seorang anak jenius dan adik perempuannya dari sana. Kini, Veta, si bocah jenius, harus menciptakan alat perang maha dahsyat. Jika menolak, Stri, adiknya, akan dibinasakan. Sambil membuat alat itu, Veta dan Stri mencari cara untuk menyelamatkan diri. Sementara itu, saudara-saudara mereka yang lain, Vied dan Raz ikut bertualang di antariksa mencari mereka. Tak disangka, keempat anak ini pun terlibat dalam intrik perang antarbintang paling dahsyat dalam peradaban.
Ribuan tahun dari sekarang, Terra atau Bumi yang manusia tempati tiada akibat perang. Penduduk Terra berpencar mencari planet yang bisa mereka tinggali. Satu janji mereka, "Jangan tempati planet yang sudah berpenduduk. Jangan lagi berperang. Sudah cukup." Satu koloni penduduk Terra tiba di Planet Poa. Planet kecil yang subur dan tak berpenghuni. Namun, enam bulan kemudian, Malam Panjang tiba. Matahari tak pernah terbit. Badai salju tak berhenti. Menghancurkan teknologi penduduk Terra dan membinasakan sebagianbesar penduduk. Dan, yang paling mengejutkan, penduduk asli Planet Poa bermunculan dari bawah tanah. Penduduk Terra berpegang pada janji mereka. Mereka akan segera pergi dari Poa begitu menemukan planet baru untuk tempat tinggal mereka. Sayang, sebelum itu sempat terjadi, koloni penduduk Terra lainnya datang. Mereka sudah melupakan janji perdamaian kaum Terra.Perang pun pecah. Dalam kekalutan itu, Raz, gadis kecil berusia 8 tahun, terpisah dari tiga kakaknya. Bersama kakeknya, Raz terperangkap dalam perpecahan politik penduduk asli Poa. Dengan caranya masing-masing, keempat anak ini terlibat pada inti bencana yang mengguncang Planet.
Sepatu sang Raja dan Dongeng-Dongeng Indah Lainnya merupakan kumpulan dongeng yang sarat moral. Lewat enam kisah di dalamnya, anak-anak diajak untuk lebih memedulikan sesama, menghargai kelebihan orang lain, dan bertanggung jawab. “Mendongeng merupakan pengalaman kreatif yang sangat menyenangkan bagi anak-anak. Jangan sekadar membacakan dongeng-dongeng ini, tapi ceritakan dengan kata-kata dan gaya sendiri.” (Djokolelono) Enam dongeng dalam buku ini: 1. Sepatu sang Raja 2. Mawar yang Angkuh 3. Kamar Raffi 4. Si Utuk dan si Meri 5. Ibing, si Kecebong 6. Biri-biri yang Cerdik