Tampilkan postingan dengan label baitul maqdis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label baitul maqdis. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Oktober 2010

Catatan Kelam Yahudi dalam Al-Quran dan As-Sunnah

Judul Buku : Catatan Kelam Yahudi dalam Al-Quran dan As-Sunnah
Penulis : Abu Muhammad Miftah

Murajaah: Ustadz Abdul Mu'thi
Penerbit : Gema Ilmu
Tebal : 230 halaman
Fisik : 14 cm x 21 cm, UV, Soft Cover
Harga : Rp 35.000,-
Stok: Terbatas



 Kekejaman Yahudi terhadap kaum Muslimin di bumi Palestina dan Lebanon sungguh kelewat batas. Ancaman, peringatan dan laknat dari Allah atas perbuatan mereka membuat kerusakan di muka bumi telah datang kepada mereka. Namun semuanya dianggap oleh mereka sebagai angin lalu. Yahudi memang seburuk-buruk makhluk. Banyak keburukan terkumpul pada mereka. Mereka-lah makhluk terkutuk yang dilaknat oleh Allah, Rasul-Nya shallallahu 'alaihi wa sallam, dan para nabi 'alaihim as-salam. Apa yang mereka lakukan di bumi Palestina dan Lebanon hanya sebagian kecil dari keburukan mereka.
Sejak zaman dahulu kala, mereka terkenal sebagai suatu kaum yang banyak berbuat kemungkaran, kekurang ajaran terhadap Allah, kerusakan di muka bumi dan sekian banyak lagi kebobrokan dan kebejatan mereka. Kisah-kisah mereka termaktub di dalam Al-Qur'an dan As-Sunnah sebagai pelajaran bagi kaum yang mau berpikir. Dalam buku ini penyusun ingin mengungkap sebagian kebobrokan dan kebejatan yang telah mereka lakukan sejak masa Bani Isra'il dulu hingga hari kiamat nanti. Tentunya semua itu tidak lepas dari pemberitaan Al-Qur'an dan As-Sunnah.
Sampai akhir zaman, orang-orang Yahudi telah dicap oleh Allah bahwa mereka adalah makhluk terkutuk yang dilaknat oleh Allah. Pantas saja pengikut Dajjal Si Pendusta adalah dari kalangan mereka, orang-orang Yahudi. Dan pantas saja bila kebobrokan dan kebejatan mereka diabadikan dalam Al-Qur'an yang akan terjaga sampai akhir zaman. Wallahu a'lam.
Allah telah menyebutkan sifat-sifat nenek moyang Yahudi di dalam Al-Qur'an. Namun arah pembicaraan Allah yang termaktub di dalam Al-Qur'an itu kepada kelompok-kelompok Bani Isra'il yang ada di Madinah dan sekitarnya pada saat Al-Qur'an diturunkan. Demikian pula orang-orang Yahudi yang datang setelah mereka, masuk kedalam kelompok mereka. (lih. Taisir Karimir Rahman, Surat Al-Baqarah ayat 40-43)

Rabu, 28 April 2010

Berdamai dengan Yahudi, Mungkinkan kita berdamai dengan para perampok tanah air kita?


Judul: Berdamai dengan Yahudi, Mungkinkan kita berdamai dengan para perampok tanah air kita?
Penulis: Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz rahimahullah, Syaikh Ubaid bin Abdullah bin Sulaiman Al-Jabiri
Penerbit: Maktabah Al-Manshurah
Tebal : xvi + 144 halaman
Fisik : 14 cm x 21 cm, doff, soft cover
Diskon: 20%

Harga: Rp. 21.000
Harga Disini: Rp. 16.800


Ratap tangis bangsa Palestina seakan tak kunjung berakhir. Negara yahudi yang berdiri secara parasit di kawasan itu sejak 14 Mei 1948 membuat bangsa arab muslim tidak pernah beranjak dari kesengsaraan, kepedihan, dan penindasan. DerJudenstaat (negara yahudi) sebagaimana dikonsep tokoh mereka Dr. Theodore Hertzl terus menggergasi dengan kezaliman-kezalimannya: pencaplokan tanah, pembunuhan, pembantaian; dan yang terakhir invasi ke wilayah Libanon terus menerus dilancarkan dengan entengnya. Darah tumpah, nyawa melayang, harta benda hancur, kampung halaman tergusur, air mata tak henti mengalir, apa yang mesti dilakukan? Harus dilawan! Para pemuda pun bergerak dalam gelombang gerakan jihad intifadhah yang berapi-api! "Bom syahid" meledak di sana-sini! Bocah-bocah mati! Para pemuda mati! Orang tua mati! Darah bercucuran! Gelombang perih kaum ibu yang ditinggal mati anak-anak mereka! Tidak ada kata damai! Tidak ada perdamaian dengan yahudi! Bagaimana pula kita bisa berdamai dengan yahudi? Mungkinkah kita berdamai dengan orang yang telah merampas tanah air dan merampok bumi kelahiran kita? Di mana harga diri dan wibawa umat ini??!!