Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Oktober 2014

Buku Kurikulum Bahasa Indonesia 1 - 6 Untuk tingkat dasar

Pengarang : Ummu Irbadh Salma Hadi
Ukuran : 16 x 24 cm, uv, halaman
Cetakan : Pertama, Dzulhijjah 1435H/ Oktober 2014
Penerbit : attuqa

Harga :
Kelas 1 : Rp. 27.000,- Harga hemat setelah diskon : Rp. 21.500,-
Kelas 2 : Rp. 22.000,- Harga hemat setelah diskon : Rp. 17.500,-
Kelas 3 : Rp. 25.000,- Harga hemat setelah diskon : Rp. 20.000,-
Kelas 4 : Rp. 24.000,- Harga hemat setelah diskon : Rp. 19.000,-
Kelas 5 : Rp. 24.000,- Harga hemat setelah diskon : Rp. 19.000,-
Kelas 6 : Rp. 23.000,- Harga hemat setelah diskon : Rp. 18.000,-

Buku ini disusun sebagai buku teks pelajaran bahasa indonesia untuk tingkat dasar. buku ini dapat digunakan para murid sebagai buku pegangan dalam mengikuti pelajran bahasa indonesia. Bagi guru dan pendidik dengan menggunakan buku ini tentu akan mempermudah proses belajar - mengajar disekolah ataupun di luar sekolah.
Keistimewaan buku ini :
  1. Disusun dengan mengacu kepada standar pendidikan nasional.
  2. Materi diselaraskan dengan nilai - nilai islam yang berisi pemahaman aqidah yang shahih, akhlak karimah, nasihat, dan kisah - kisah nyata ( bukan dongeng ) yang syarat akan hikmah.
  3. Materi dikemas dengan bahasa yang sederhana dan komunikatif sesuai dengan pemahaman para murid.
  4. Dilengkapi dengan ayat - ayat al - Qur'an dan hadits - hadits Nabi untuk dihafal dan dipahami maknanya.
  5. Dilengkapi dengan soal - soal latihan untuk menguji kreatifitas dan kemampuan para murid dalam menyerap pelajaran yang telah dipelajari.
  6. Dikemas dengan standar lay out dan ilustrasi yang menarik untuk memenuhi standar grafika dan desain buku.

Selasa, 17 Juli 2012

NEW . .! ! SYI'AH INDONESIA


بسم الله الرّحمن الرّحيم


Buku ini menjelaskan tentang bagaimana sepak terjang dari SYI'AH DI INDONESIA . Buku yang cukup membantu kita demi menjaga anak, istri dan keluarga kita .

Semoga Allah Mejaga kita dan Keluarga kita Dari Pemikiran Sesat Syi'ah .


Judul Buku : Syi'ah Indonesia
Tebal : -
Penulis : Abu Mujahid
Harga : Rp. Rp. Rp70.000

Harga Disini : Rp. 56.000

Kamis, 09 Februari 2012

Sejarah Salafi di Indonesia, Toobagus Publishing

Judul: Sejarah Salafi di Indonesia
Penyusun: Abu Mujahid
Penerbit : Toobagus Publishing (GemaIlmu.Com)
Ukuran : buku besar, 17,5 cm x 25 cm, soft cover, 242 hal, doff, shrink
Harga : Rp 75.000
Harga di sini: Rp. 60.000
Disc: 20 %
Stok: Kosong

Istilah salafi di Indonesia sekarang ternyata memiliki arti berbeda dari istilah salafi yang pernah dikenal masyarakat kita puluhan tahun silam.
Dulu, mereka mengenal istilah salafi pada apa yang sekarang disebut salafiyah atau salafisme Abduh dan dalam banyak kesempatan sering juga disebut dengan gerakan reforisme Islam. Istilah salafi juga tidak semakna dengan apa yang sering diistilahkan masyarakat kita sebagai salaf pada label pesantren salaf atau pesantren salafiyah.
Menariknya, hampir tidak terpikirkan sama sekali waktu itu untuk menyamakan salafisme Abduh dan apalagi pesantren salafiyah sebagai bagian dari apa yang disebut dengan gerakan wahabi. Menyamakan istilah salafisme Abduh, salafiyah, dan wahabi ke dalam satu pengertian hanya akan melahirkan sebuah contradiction in terminis waktu itu.
Sebaliknya, wahabi banyak diyakini telah mengalami pengemasan ulang (repacking) sejak empat puluh tahun lalu. Mereka diyakini berusaha mengodifikasi dan mengikuti lagi secara sistematis pemahaman-pemahaman yang disampaikan tiga tokoh rujukan di kalangan wahabi dulu, Ibnu taimiyah, Ibnu Qayyim Al-Jauziyah (1292-1350 M) dan Muhammad bin Abdul Wahhab. Mereka sekarang disebut salafi.
Buku ini berusaha menjawab pertanyaan tentang salafi. Apa dan siapa itu salaf? Siapa yang menjadi rujukan mereka? Terkait dengan Indonesa, bagaimana mereka membangun sejarah di negeri ini?

Selasa, 24 Mei 2011

Hizbut Tahrir Mu’tazilah Gaya Baru

Judul: Hizbut Tahrir Mu’tazilah Gaya Baru
Judul Asli : Hizbut Tahriir Mu'tazilatul Judud
Penulis : Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani
Penerbit : Cahaya Tauhid Press
Ukuran : 112 hal, 12 cm x 19 cm, uv, soft cover
Diskon: 20%
Harga : Rp 20.000
Harga di sini: Rp 16.000



Pada kesempatan kali ini, apa yang ada di hadapan para pembaca, saudara-saudariku muslim dan muslimah, para penuntut ilmu dan pencari Al-Haq, adalah buku kecil yang merupakan terjemah dari kitab Hizbut Tahrir Mu’tazilatul Judud karya Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah. Untuk edisi kali ini (edisi revisi), kami tambahkan pula beberapa tulisan para ulama ketika membantah penyimpangan Hizbut Tahrir, seperti Syaikh DR. Shaleh bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan, Syaikh Rabi’ bin Hady Al-Madkhali, Syaikh Abdul Malik Ramadhani Al-Jazairi, Syaikh Zaid bin Muhammad Al-Madkhali, dan Syaikh Yusuf bin Abdullah bin Yusuf Al-Wabil, MA.

Selasa, 20 April 2010

Menjalin Ukhuwah di atas Minhaj Nubuwwah


Judul: Menjalin Ukhuwwah di atas Minhaj Nubuwwah
(Al-Mirats Min Fatawa Al-'Ulama 'An Jum'iyyah Ihya At-Turats)
Bantahan ilmiah terhadap buku: Lerai Pertikaian Sudahi Permusuhan karya Abu Abil Muhsin Firanda
Penulis: Al-Ustadz Askari bin Jamal Al-Bugisi
Penerbit: Pustaka Qaulan Sadida
Tebal : 228 halaman
Fisik : 14,5 cm x 20,5 cm, doff, shrink, soft cover
Disc: 20 %
Harga: Rp. 32.000
Harga Disini: Rp. 25.600



Polemik seputar Ihya At-Turots, organisasi yang memiliki andil yang besar terhadap pecahnya salafiyyin di Indonesia. Masih saja terus bergulir. Dana yang mereka kucurkan, berbagai program social serta iming-iming gaji bagi du’at yang terikat dengan mereka benar-benar menjadi fitnah yang buruk terhadap dakwah. Benarlah sabda Rasulullah yang artinya: “Sesungguhnya setiap ummat (tertimpa) fitnah, dan fitnah yang menimpa umatku adalah harta.” (HSR. Tirmidzi dari sahabat Ka’ab bin ‘Iyadh radhiyallahu ’anhuma)
Ketika menjadi jelas bahwa organisasi ini telah menyimpang dari manhaj salaf bahkan rais-nya yaitu Abdurrahman Abdul Khalq terbukti telah melontarkan penghinaan terhadap para ulama, maka du’at –dan umat sebagai imbasnya- pun terpecah antara yang tetap terikat dengan mereka atau berlepas diri demi manhaji.
Di antara bentuk pembelaan untuk mengikohkan eksistensi organisasi ini, mereka berusaha menadpatkan fatwa para ulama yang mereka anggap ‘senior’ sebagai pembenaran terus berlangsungnya ta’awun dengannya. Puncaknya adalah munculnya buku yang berjudul “Lerai Pertikaian Sudahi Permusuhan, Menyikapi Fenomena Hajr di Indonesia”, yang ditulis oleh Abu Abdil Muhsin Al-Firanda Ibnu Abidin, yang menjadi pegangan setiap Turatsi khususnya di Indonesia.
Benarkan masyayikh yang mulia Asy-Syaikh bin Baz rahimahullah, Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullah dan yang lainnya merekomendasi organisasi ini? Bagaimana jika mereka mengetahui berbagai penyimpangannya?
Demi mendudukkan permasalahan sekaligus sebagai bantahan terhadap buku tersebut, buku ini pun ditulis. Kita “Jalin Ukhuwwah di Atas Manhaj Nubuwwah” sehingga kita bersatu dan berlepas diri atas dasar manhaj ini. Membela mereka karena penyimpangan sama halnya membinasakan diri kita, sedangkan berat berpisah dengan mereka karena materi adalah suatu kehinaan dan bukan akhlak seorang salafi!!