Tampilkan postingan dengan label toobagus publishing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label toobagus publishing. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Agustus 2014

Aku Pandai Metematika 4

Aku Pandai Metematika 4
Judul Buku : Aku Pandai Metematika 4
Penyusun : Bagus Setiawan, S.Pd.
Untuk: Anak-anak Usia 4 - 6 tahun
Penerbit : Toobagus Publishing
Ukuran : 17,5 x 25,5 cm, uv, soft cover, 62 halaman
Harga : Rp. 12.000,-
Harga disini: Rp. 9.600,-
Discount : 20%


Sinopsis Buku Aku Pandai Metematika 4


Guna mempersiapkan anak-anak memasuki jenjang pendidikan dasar, kemampuan berhitung pada anak perlu dikembangkan sejak usia pra sekolah. Kemampuan ini sangat diperlukan anak agar mereka dapat menerima dan mengikuti pelajaran yang diberikan pada pendidikan tingkat dasar.

Pelatihan untuk mengembangkan kemampuan anak ini dilakukan secara kontinu, sabar dan berkesinambungan dengan tetap memperhatikan faktor psikis anak pada usia-usia tersebut. Buku Aku Pandai Metematika 4 ini merupakan lanjutan dari aku Pandai Membaca Huruf Latin 1, 2 dan 3. Buku ini disusun sebagai upaya memberikan pelatihan yang intensif dan berkesinambungan kepada anak didik.

Aku Pandai Membaca Huruf Latin jilid 3

Aku Pandai Membaca Huruf Latin jilid 3
Judul Buku : Aku Pandai Membaca Huruf Latin jilid 3
Penyusun : Ismiyati
Untuk: Anak-anak Usia 4 - 6 tahun
Penerbit : Toobagus Publishing
Ukuran : 17,5 x 25,5 cm, uv, soft cover, 42 halaman
Harga : Rp. 12.000,-
Harga disini: Rp. 9.600,-
Discount : 20%


Sinopsis Buku Aku Pandai Membaca Huruf Latin jilid 3


Alhamduiiliah, buku Aku Membaca Huruf Latin jilid 3 telah hadir di hadapan pembaca sekalian sebagai kelanjutan dari jilid 2. Buku ini penulis persembahkan bagi anak-anak yang sudah menguasai dan memahami materi-materi yang kami sajikan pada jilid 2.
Dalam buku ini, diharapkan anak-anak didik akan semakin lancar membaca huruf latin, khususnya berkaitan dengan penguasaan transliterasi dari huruf arab ke huruf latin. Hal ini dikarenakan setelah menyelesaikan pendidikan di Taman Kanak-kanak, mereka akan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Dalam jenjang yang lebih tinggi tersebut, mereka mesti akan menghadapi beberapa kosa kata yang merupakan kata serapan dari bahasa Arab ke bahasa Indonesia. Inilah arti penting ditulisnya buku
ini sebagai jembatan anak didik memahami transliterasi.

Guna memudahkan anak didik, dalam buku ini menggunakan pedoman transliterasi yang sudah umum dipakai, seperti dalam penulisan terjemah Al-Qur’an, majalah-majalah dan yang lainnya. Oleh karena itu bagi para pengajar yang akan menggunakan buku ini, hendaknya benar-benar memahami pedoman transliterasi yang digunakan.

Di samping itu ditambahkan pula beberapa contoh bacaan tentang materi aqidah dan akhlaq, guna memberikan sedikit bimbingan bagi anak-anak didik. Penulis sertakan pula beberapa singkatan dan akronim sebagai tambahan pengetahuan bagi anak-anak.

Selasa, 19 Agustus 2014

Aku Pandai Membaca Huruf Latin jilid 2

Aku Pandai Membaca Huruf Latin jilid 2
Judul Buku : Aku Pandai Membaca Huruf Latin jilid 2
Penyusun : Ismiyati
Untuk: Anak-anak Usia 4 - 6 tahun
Penerbit : Toobagus Publishing
Ukuran : 17,5 x 25,5 cm, uv, soft cover, 54 halaman
Harga : Rp. 12.000,-
Harga disini: Rp. 9.600,-
Discount : 20%

Sinopsis Buku Aku Pandai Membaca Huruf Latin jilid 2

Alhamdulillah, buku Aku Pandai Membaca Huruf Latin jilid 2 ini akhirnya dapat hadir sebagai kelanjutan dari jilid 1. Buku ini dipersembahkan bagi anak-anak yang sudah menguasai dan memahami materi-materi yang ada pada jilid 1.
Harapannya  dengan diterbitkannya buku ini, anak-anak didik akan semakin lancar membaca huruf latin, sehingga mereka akan lebih siap untuk memasuki jenjang pendidikan berikutnya yaitu jenjang sekolah dasar. Oleh karena itu pada buku ini diajarkan huruf-huruf kapital sampai pada materi beberapa tanda baca yang perlu dipelajari oleh anak didik.
Materi pada buku ini dibatasi pada materi mengenal beberapa macam tanda baca, karena materi-materi ini sudah cukup menjadi bekal anak-anak untuk memasuki jenjang pendidikan berikutnya. Adapun materi-materi lainnya seperti transliterasi dari huruf arab ke huruf latin dan lainnya insya Allah kami masukkan pada jilid 3, karena materi ini adalah materi pengembangan anak-anak pada jenjang yang lebih tinggi.
Mudah-mudahan buku ini dapat memberikan faedah yang sebesar-besarnya bagi dunia pendidikan tingkat kanak-kanak. Aamien.

Senin, 18 Agustus 2014

Aku Pandai Membaca Huruf Latin jilid 1

Aku Pandai Membaca Huruf Latin jilid 1
Judul Buku : Aku Pandai Membaca Huruf Latin jilid 1
Penyusun : Ismiyati
Untuk: Anak-anak Usia 4 - 6 tahun
Penerbit : Toobagus Publishing
Ukuran : 17,5 x 25,5 cm, uv, soft cover, 54 halaman
Harga : Rp. 12.000,-
Harga disini: Rp. 9.600,-
Discount : 20%

Sinopsis Buku Aku Pandai Membaca Huruf Latin jilid 1

Dalam pengajaran Aku Pandai Membaca Huruf Latin jilid 1 anak didik akan dikenalkan dengan jenis-jenis bunyi vokal dalam bahasa Indonesia.
Pada awalnya anak didik barangkali akan mengalami berbagai kendala dalam memahaminya, namun karena bunyi vokal-vokal tersebut serupa dan berulang-ulang, maka dengan ketelatenan dan keseriusan insya Allah kendala tersebut akan dapat ditepiskan. Guna lebih memudahkan anak didik dapat membaca dengan baik, maka penulis memberikan latihan berupa contoh untaian kalimat yang disesuaikan dengan materi yang telah disampaikan.

Guna lebih meringankan beban para pengajar, pada jilid 1 ini, anak-anak akan dikenalkan nama-nama huruf di bagian bawah. Hal ini disuguhkan agar anak didik lebih mudah menguasai panduan Aku Pandai Membaca Huruf Latin jilid 2. Pada jilid 2 nanti anak didik akan mulai dikenalkan dengan berbagai macam konsonan mati dan konsonan berjajar. Jika anak didik dapat menguasai jilid 1 dengan baik termasuk nama-nama huruf yang ada, maka insya Allah memasuki jilid 2 nanti tak akan banyak kesulitan yang dihadapi.

Akhirnya ketekunan, ketelatenan, kesabaran dan keseriusan para pengajar dan anak didik jualah yang akan dapat menentukan keberhasilan pengajaran buku panduan ini dengan pertolongan Allah.

Berikut kami tampilkan beberapa testimoni dari beberapa pengajar dan wali murid setelah menggunakan buku Aku Pandai Membaca Huruf Latin jilid l :

Ibu Sariwati (wali murid): “Biasanya buku latihan membaca untuk tingkat Taman Kanak-kanak (TK) itu terdiri dari banyak jilid, namun buku “Aku Pandai Membaca” ini lebih praktis. Meski hanya terdiri dari 3 jilid saja, namun anak-anak didik sudah dapat membaca dengan lancar”.

Mujahidah (pengajar): “Pengalaman kami ketika mengajarkan anak-anak TK latihan membaca dengan buku “Aku Pandai Membaca” alhamdulillah lebih mudah dan praktis. Karena meskipun terdiri dari 3 jilid, namun ketika anak sudah menyelesaikan jilid 1  dengan baik, maka anak didik sudah dapat mengenal dari hurup a sampai dengan z dengan baik. Ditambah lagi dengan banyaknya  latihan pada buku ini, makin memudahkan anak didik untuk menguasai materi pada buku ini”.

Ismi Ismail (pengajar): “Dengan menggunakan buku panduan “Aku Pandai Membaca” ini, kami lebih mudah membimbing anak didik untuk mengenalkan nama-nama huruf dari a sampai z, karena pada jilid 1 dicantumkan huruf-huruf tersebut secara berulang-ulang. Dengan penguasaan tersebut, anak didik akan Iebih mudah menguasai jilid-jilid se|anjutnya”.

Senin, 14 Juli 2014

Tafsir Mudah al-Quran Juz 1-5

Judul : Tafsir Mudah al-Quran Juz 1-5
Penulis: Kumpulan Ulama arab Saudi
Penerjemah : Abu Abdillah Al-Watesi
Penerbit : Toobagus Publishing
Ukuran : 18 cm x 25,5 cm, soft cover, 201 hal, uv, shrink
Harga : Rp 75.000
Harga di sini: Rp. 60.000
Disc: 20 %

Sinopsis Buku Tafsir Mudah al-Quran Juz 1-5

Buku tafsir ini memiliki beberapa keunggulan yaitu ringkas, juga mudah dipahami namun tetap memperhatikan kaidah-kaidah dan sumber-sumber ilmu tafsir yang sesuai dengan manhaj Salafus Shalih dalam menjelaskan ayat-ayat dalam Al-Qur’an, Disertai pula penjelasan mengenai sebab turunnya ayat (Asbabun Nuzul) yang ditulis oleh Asy-Syaikh Muq bil bin Hadi Al-Wadi’i berjudul As-Shahih Al-Musnad min Asbabin Nuzul.
Al-Qur’an Al-Azhim adalah sebuah keajaiban yang ada sepanjang masa. Al-Qur’an adalah mukjizat yang kekal dari segi:
(1) kefasihan lafaznya,
(2) kesempurnaan nilal dan struktur Syair yang dimilikinya,
(3) kedalaman hukum-hukum, perintah-perintah dan larangan-larangan yang dikandungnya,
(4) keterangan yang jelas tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah,
(5) keterangan-keterangan yang meyakinkan,
(6) bukti-bukti Iogis pada contoh-contoh yang dipaparkan,
(8) kabar-kabar yang jelas tentang hal-hal gaib,
(9) tantangan yang diajukan kepada segenap manusia dan jin untuk membuat yang semisal Al-Qur’an, dan lain sebagainya dari keajaiban-keajaiban yang di luar kemampuan manusia.
Allah telah menetapkan penjagaanNya terhadap Al-Qur’an. Dia   berfirman,
“Sebenarnya, Kamilah yang telah menurunkan Adz-Dzikra dan kamilah yang akan benar-benar menjaganya.” (QS. Al-Hijr [15]: 9)
Allah-lah yang telah memberi taufik kepada para pemeluk Islam untuk terus menghafal Al-Qur’an dan kemudian saling membacakannya di antara mereka. Dengan itu, mereka pun menjaga Al-Qur’an itu di dada-dada mereka, membacanya di lisan-lisan mereka, dan menuliskannya di lembaran-lembaran kertas seperti yang diturunkan Allah. Dengan itu pula, keberlangsungan, keutuhan, kesempurnaan, dan keuniversalan risalah Islam terus terjaga. Sempurna lewat perannya sebagai pelengkap kitab-kitab wahyu sebelumnya; universal lewat kedudukannya sebagai hukum bagi segenap manusia dan jin. Sesungguhnya, membaca Al-Qur’an, merenungi dan memahami ayat-ayatnya adalah Sunnah yang telah ada sejak dulu di tengah kaum muslimin.
lbnu Jarir pernah berkata:
“Sungguh, aku betul-betul heran dengan orang yang membaca Al-Quran tapi tidak tahu tafsirnya. Sebab, gimana ia akan meresapi bacaannya?!”
Kami persilahkan bagi para pembaca untuk meresapi ayat demi ayat Al-Qur’an dalam buku tafsir ini. Jazaakumullohu khoiron wa baarokallohufiykum

Kamis, 08 Mei 2014

Sejarah Muhammadiyah Bagian ke-3 Meliberalkan Muhammadiyah

Sejarah Muhammadiyah Bagian ke-3 Meliberalkan Muhammadiyah
Judul : Sejarah Muhammadiyah Bagian ke-3 Meliberalkan Muhammadiyah
Penulis: Abu Mujahid
Penerbit : Toobagus Publishing
Ukuran : 17 cm x 25 cm, soft cover, 200 hal, uv, shrink
Harga : Rp 75.000
Harga di sini: Rp. 60.000
Disc: 20 %

Sinopsis Buku Sejarah Muhammadiyah Bagian ke-3 Meliberalkan Muhammadiyah


Pada satu masa, Muhammadiyah pernah bangga bahwa salah seorang tokoh mereka pernah mentas di tingkat nasional, memegang peran yang tidak kecil dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada 1990-an, kebanggaan seperti itu kembali meruap, ketika mereka bersama-sama menyaksikan apa yang dilakukan oleh Amien Rais terhadap pemerintahan Orde Baru. Ketika orang-orang ramai tiarap, menghindar dari represi Presiden Soeharto, Amien Rais berdiri menggelindingkan ide suksesi kepemimpinan nasional. Banyak wartawan waktu itu yang sepakat bahwa “urat ketakutan”Amien Rais telah putus.

Publik kemudian melihat Presiden Soeharto jatuh pada Mei 1998. Sebagian warga Muhammadiyah percaya, jatuhnya Soeharto adalah akibat bola yang dilemparkan Amien Rais ke tengah rakyat Indonesia. Buat Muhammadiyah, dan sebagian yang lain, Amien Rais, Ketua PR Muhammadiyah waktu itu, adalah Bapak Reformasi. Akan tetapi, mereka yang percaya dengan fakta-fakta sejarah mesti akan sepakat bahwa Muhammadiyah adalah ormas Islam yang tak pernah becus dalam berpolitik di Indonesia. Setelah pernah membesarkan Masyumi pada tahun-tahun pertama kemerdekaan dulu, Muhammadiyah sempat ingin bereksperimen dengan Partai Muslimin Indonesia atawa Parmusi. Ekseperimen itu gagal. Tokoh-tokoh Muhammadiyah kembali fokus membenahi diri dan ormas mereka, sampai kemudian datang reformasi. Kali ini, mereka berusaha berpoiitik lewat PAN dan Amien Rais mereka.

Bagian terakhir buku sejarah tentang perjalanan Muhammadiyah di tingkat nasional ini berusaha menyajikan sejumlah fragmen sejarah politik tokoh-tokoh Muhammadiyah. Dan barangkali kita akan sepakat: yang seperti mereka akan terus lahir dari tengah Muhammadiyah, mengisi gelanggang politik negara kita tanpa meiepaskan Ikatan emosionai mereka dari Muhammadiyah.

Sabtu, 03 Mei 2014

Sejarah Muhammadiyah Bagian 2 Mencari Syariat di Politik dua Zaman

Sejarah Muhammadiyah Bagian 2 Mencari Syariat di Politik dua Zaman
Judul : Sejarah Muhammadiyah Bagian 2 Mencari Syariat di Politik dua Zaman
Penulis: Abu Mujahid
Penerbit : Toobagus Publishing
Ukuran : 17 cm x 25 cm, soft cover, 200 hal, uv, shrink
Harga : Rp 75.000
Harga di sini: Rp. 60.000
Disc: 20 %

Sinopsis Buku Sejarah Muhammadiyah Bagian 2 Mencari Syariat di Politik dua Zaman

Sebagian Isi Pengantar Penerbit
Dalam istilah Arab, manusia disebut sebagai al-hayawan an-nathiq, hewan yang berbicara. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, manusia disebut sebagai makhluk yang berakal budi. Terkait dengan dunia politik, manusia disebut sebagai zoon politicon, hewan yang ingin selalu gaul.
Demikian pula dengan Muhammadiyah, ada masanya, ketika Muhammadiyah terlibat aktif dalam pentas  politik secara lembaga. Bukan saja person to person. Mereka, waktu itu, terlibat aktif dalam politik: berbicara, bersikap, dan berbuat dalam aturan main politik demokratis, politik yang berlandaskan asas demokrasi.
Kala sedang di ujung tanduk kekuasaannya, Sukarno pernah mengucapkan kata-kata indah yang sekarang sayangnya hanya menjadi pepesan kosong, ”Jas Merah: jangan sekali-kali meninggalkan sejarah.” Bahwa Muhammadiyah pernah berpolitik, barangkali, itu sudah menjadi masa lalu mereka. Tetapi ingat, siapa yang dapat menjamin sejarah tidak terulang lagi, selain Allah. Kita tahu, beberapa tahun lalu, Muhammadiyah hampir terbawa arus berpolitik secara lembaga.
Setelah mengukuhkan diri sebagai organisasi Islam yang melakukan pembaruan di bidang pendidikan, Muhammadiyah tertarik untuk mengupayakan kehendak memerintah negeri dengan tangan sendiri, bukan dengan tangan penjajah lagi. Upaya ini, mau-tidak-mau, membawa Muhammadiyah ke tengah pergaulan organisasi-organisasi politik yang ada waktu itu.
Bagi sebagian mereka itu sesuatu yang tidak bisa dihindari. Tetapi sebagian lain menyayangkan hal itu. Muhammadiyah tetap Muhammadiyah, kata mereka. Muhammadiyah bukan partai politik. Jika anggota Muhammadiyah hendak berpolitik, silakan cari kendaraan politik yang ada. Jangan membawa Muhammadiyah.
Bagian kedua sejarah Muhammadiyah ini berusaha mengangkat tahun-tahun ketika anggota-anggota Muhammadiyah melihat politik sebagai sesuatu yang tidak bisa dihindarkan. Bermula dari perjuangan untuk mempengaruhi pemerintah kolonial agar mengeluarkan kebijakan yang tidak merugikan umat Islam, mereka terseret kemudian ke dalam pusaran politik nasional republik muda lndonesia. Dan perdebatan kembali mengemuka.
Dalam buku ini, kita akan melihat, betapa manusia sering memiliki cara pandang berbeda tentang satu hal. Perbedaan di tengah umat Islam memang bukan rahmat. Tetapi perbedaan dan perselisihan adalah sesuatu yang mesti. Selalu menghampiri, mengobrak-abrik barisan, dan memunculkan korban-korban di jalan yang dilalui.
Dalam politik, yang abadi hanya kepentingan. Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah tahu itu. Sekarang, yang selalu menjadi pertanyaan, apakah di dalam dakwah kepentihgan menjadi sesuatu yang abadi? Atau memang pada mulanya kepentingan dakwah itu abadi, sebelum kita akhirnya menjadikan itu retak?
Terima kasih kepada penulis yang kembali meluangkan waktunya untuk menulis bagian kedua dari sejarah Muhammadiyah. Kami percaya, berbicara tentang orang lain selalu menjadi sesuatu yang mudah buat kita semua. Yang sulit itu: berbicara tentang diri-diri kita sendiri. Mudah-mudahan suatu hari nanti kita bisa bicara tentang diri-diri kita sendiri.
Pada akhirnya, semua kami kembalikan kepada Allah ta’ala semata. Semoga, apa yang ditulis ini menjadi sesuatu yang dapat berguna bagi kita semua. Sekarang dan hari nanti. Demikian, jazahumullahu khuyran. Walhamdulillahi rabbil ’alamin.

Sabtu, 15 Maret 2014

SUFI NYELENEH VS SALAFI SHOLEH

Judul : Sufi Nyeleneh VS Salafi Sholeh
Penulis : Abu Mujahid
Penerbit : Toobagus Publising
Harga : Rp. 70.000,-
Harga Hemat : Rp. 56.000,-

Masih membaca buku-buku teks sejarah Indonesia yang banyak beredar sekarang ini? Percaya apa yang ditulis tentang Islam di Indonesia didalam buku-buku itu?

Jika ya, akan terbaca bahwa kaum sufi memiliki peran besar dalam islamisasi di Nusantara. Merekalah yang ditulis sebagai para penerus usaha islamisasi sampai pelosok-pelosok Nusantara yang semula hanya terbatas pada bandar- bandar niaga, kota-kota pesisir.


Jika pembacaan itu diteruskan, akan kembali ditemukan bahwa yang banyak berperan secara khusus dalam proses itu adalah sufi-sufi dari tarekat Syattariyah. Fleksibilitas anggota-anggota tarekat Syattariyah dalam menjalankan Islam membuat banyak penduduk pedesaan banyak tertarik pada Islam, meskipun tentu saja disatu sisi tidak total melepaskan keyakinan kuno mereka.

Buku-buku teks sejarah itu, ternyata berbicara juga tentang perseteruan antara kaum Sufi dan mereka yang disasar sebagai Wahabi (Wahhabi). Ya, sebuah perseteruan yang panjang dan lama dalam sejarah Islam di Indonesia. Sebuah perseteruan yang sering disederhanakan menjadi tradisional versus modernis.

Buku ini semacam tanggapan yang bersifat eksplanatif atas apa yang ditulis dalam Sufi "ndeso" VS Wahabi Kota. Berusaha berbicara tentang apa yang terjadi ditengah kubu Sufi ndeso dan Wahabi kota sekarang. Sufi nyleneh Versus Salafi Sholeh ini, jelas, berisi cerita yang masih terus berjalan.

Minggu, 17 November 2013

Sejarah Muhammadiyah Gerakan Tajdid di Indonesia

 cover Buku Sejarah Muhammadiyah Gerakan Tajdid di Indonesia
Sejarah Muhammadiyah

Judul : Sejarah Muhammadiyah Gerakan Tajdid di Indonesia
Penulis: Abu Mujahid
Penerbit : Toobagus Publishing
Ukuran : 17 cm x 25 cm, soft cover, 242 hal, uv, shrink
Harga : Rp 75.000
Harga di sini: Rp. 60.000
Disc: 20 %

Sinopsis Buku Sejarah Muhammadiyah Gerakan Tajdid di Indonesia

Di Indonesia, Muhammadiyah pernah dikenal sebagai wakil utama gerakan pembaruan Islam. Muncul pada saat orang-orang Islam sedang berhaji di Tanah Suci, Muhammadiyah akhirnya merombak cara berislam yang kadung sudah dikenal di tanah Jawa dulu. Dari yang dulunya serba klenik, sekarang serba Qur’an-Sunnah.Dari yang dulunya serba kyai, sekarang serba ijtihad. Dan dari yang dulunya serba cupet, sempit pikiran, sekarang serba rasional dan hitam atawa putih.
Tentu saja, ada pro dan kontra. Ada yang sepakat, ada juga yang menentang. K.H. Ahmad Dahlan sendiri, pendiri Muhammadiyah sekaligus “Sang Pencerah” di kalangan mereka, sempat dibilang sebagai “Kyai Putih” atau “Kyai Kafir” oleh para penentangnya. Dan semua itu tidak lantas membuatnya bergeming.
Karena kiprahnya, banyak orang yang tertarik dengan Muhammadiyah. Waktu itu, sarjana-sarjana Barat tidak sedikit yang merasa optimis bahwa Muhammadiyah adalah prototipe muslim-muslim ideal dan bersahabat bagi masyarakat dunia masa depan, sehingga mereka pun ramai-ramai mengkaji Muhammadiyah.
Sejarah Muhammadiyah Gerakan Tajdid di Indonesia berusaha menyorot semua itu, yang pada bagian kesatu ini sorotan diarahkan pada masa-masa pertama Muhammadiyah dan sudah pasti: latar belakang pendiriannya. Mereka yang percaya pada keteraturan dan keorganisasian dalam mendidik generasi Islam yang baik patut baca buku ini.

Rabu, 30 Oktober 2013

Akhwat Serba Bisa Edisi Tips Dapur dan Masakan

Akhwat Serba Bisa Edisi Tips Dapur dan Masakan
 Akhwat Serba Bisa  
Judul : Akhwat Serba Bisa Edisi Tips Dapur dan Masakan
Penulis: Ummu dan Abu Hanifah Nafisah
Penerbit : Toobagus Publishing
Ukuran : buku besar, 17,5 cm x 25 cm, soft cover, 210 hal, full colour, uv, shrink
Harga : Rp 75.000
Harga di sini: Rp. 60.000
Disc: 20 %


Buku Akhwat Serba Bisa Edisi Tips Dapur dan Masakan ini bukanlah Buku Resep masakan, tapi berisi aneka tips pilihan rahasia dapur yang tidak akan Anda dapatkan di dalam buku resep masakan.  Sangat cocok untuk hadiah dan dimiliki oleh:
1. Anak wanita yang mulai berangkat dewasa (ABG) dan mulai belajar masak
2. Bagi yang akan segera menikah atau bagi pengantin baru untuk membahagiakan calon suami atau suaminya
3. Calon Ibu Rumah Tangga yang ingin belajar memasak
4. Ibu Rumah Tangga yang ingin menambah koleksi tips memasak cepat dan
Buku  Akhwat Serba Bisa Edisi Tips Dapur & Masakanakan menuntun Anda dari nol dan dari A-Z mengenal: bahan baku masakan, aneka bumbu serta mengajarkan langkah demi langkah tips mengenal peralatan dapur, tips penggunaannya sekaligus tips cara membersihkan dan merawatnya dengan cara yang mudah dan praktis yang dilengkapi dengan gambar.
Diantara isi buku Akhwat Serba Bisa Edisi Tips Dapur dan Masakan ini antara lain:
Tips Mengetahui Jenis Alat Dapur baik Tradisional dan Modern, Tips Mengenal Jenis-jenis Panci & Mengenal Jenis-jenis Alat Menanak Nasi, Tips Memilih dan Menggunakan Aneka Pisau
Tips Menggunakan Mixer, Blender, Oven Microwave dan Panci Tekan/Presto (Pressure Cooker)
Tips Membuat Sendiri Kitchen Set Minimalis & Murah, Tips Agar Dapur Tetap Bersih dan Sehat dan Tips Tips Membersihkan Alat Dapur, Tips Membuat Sabun Cuci Piring & Cairan Pembersih Serbaguna Sendiri
Tips Membersihkan Peralatan Masak dan Dapur Berbahan Tembaga, Aluminium
Tips Membersihkan Bekas Kopi/Teh Kerak Di Ceret Dan Poci, Panci/Wajan Gosong
Tips Agar Penggorengan dan Makanan Tidak Lengket, Tips Merawat Kompor, Tips Membersihkan Oven & Microwave, Tips Mencuci Blender, Tips Mengatasi Kerak pada Dinding Termos, Tips Memperbaiki Sendiri Magic Jar/Com & Rice Cooker yang Rusak, Tips Mengetahui Ciri-Ciri Makanan Mengandung Formalin, Boraks dan Pewarna Tekstil
Tips Mengenal Jenis Beras Di Pasaran, Kelebihan/Kekurangan Jenis Beras (Rojolele, Ramos, C4, Pandan wangi, dll)
Tips Mengetahui Beras yang Mengandung Zat Kimia, Tips Menghilangkan Kutu pada Beras , Tips Meningkatkan Kualitas Beras “ Raskin”, Tips Memilih Buah Dan Sayuran Segar, Tips Agar Irisan Sayur/Buah Bisa Awet Beberapa Hari, Tips Mengolah Brokoli, Bayam, Kentang
Tips Memilih Daging Ayam Segar, Tips Menyimpan dan Mengolah Daging Ayam, Tips Mengolah Ampela dan Hati Ayam
Tips Mengenal Nama Bagian-bagian Daging Sapi, Tips Mengetahui Perbedaan Daging Babi dengan Daging Sapi
Tips Mengolah Daging Kambing, Tips Memasak Daging Agar Bisa Empuk
Tips Agar Daging Sapi/Kambing Tak Kehilangan Nutrisinya, Tips Menghilangkan Lemak Daging
Tips Memilih Ikan Segar, Mengolah Ikan, Tips Menghilangkan Bau Tanah pada Ikan
Tips Menghilangkan Pengawet Formalin & Boraks pada Ikan
Tips Menghilangkan Lendir pada Ikan Lele & Tips Menggoreng Ikan Lele
Tips Memilih dan Memasak Udang  Tips Memilih Seafood Segar, Tips Memilih Seafood Beku
Tips Mengolah Cumi-cumi, Tips Mengenal Jenis-jenis Telur & Tips Memilih Telur yang Baik
Tips Tepat Menyimpan Telur, Tips Menghilangkan Aroma Amis Telur
Tips Memilih dan Menyimpan Tahu & Tempe yang Baik, Tips Mengolah Tahu & Tempe
Tips Memilih Bahan Kue/Cake, Tips Mengganti Bahan Beralkohol Dalam Membuat Kue
Tips Mengenal Jenis-jenis Gula, Tips Memilih Garam Beryodium, Jangan Asal Asin!
Tips Memilih dan Menyimpan Tepung, Tips Mengenal Jenis Tepung, Tips Membedakan Aci Kawung (Tepung Sagu) dan Aci Sampeu (Tepung Tapioka)
Tips Mengetahui Perbedaan Mentega, Margarine dan Butter, Tips Memilih dan Menyimpan Ragi
Tips Mengenal Bahan Pembuat Bumbu Dapur
Tips Mengenal Jenis-jenis Bawang, Tips Mengenal Bahan Pemberi Rasa Asam
Tips Mengenal Aneka Jeruk untuk Masakan, Tips Mengenal Aneka Jenis Cabe
Tips Mengolah Bumbu Dapur(bumbu dasar merah, kuning dan putih), Tips Memilih dan Menyimpan Bumbu
Tips Mengupas Bawang Merah & Putih, Tips Mencincang Bawang Yang Benar, Tips Agar Tidak Menangis Saat Mengiris Bawang, Tips Menghilangkan Bau Bawang Putih, Tips Membuat Bawang Goreng Yang Enak, Renyah dan Cantik ,  Tips Memperoleh Santan Yang Banyak, Tips Merebus Santan
Tips Mencegah Panas Saat Memegang Cabai, Tips Cepat Mengatasi Rasa Pedas, Tips Membuat Kaldu yang Gurih dan Lezat, Tips Mudah Membuat Bumbu, Tips Agar Sambal Bertahan Lama, Tips Mengeluarkan Saus Dalam Kemasan Botol, Tips Menghemat Minyak Goreng, Tips Masak dengan Irit dan Hemat, Tips Sukses Mencoba Resep Baru, Kumpulan Tips Mengatasi Krisis di Dapur, Stok Freezer dan Lemari Es, Stok Lemari Dapur
Tips Cara Memasak Nasi dengan Dandang Tradisonal, Tips Memasak (Menanak Nasi) yang Lezat Menggunakan Magic Jar/Com, Tips Menumis Praktis dan Lezat, Tips Agar Mudah Mengupas Kulit Kentang Rebus & Telur Rebus, Tips Memotong Makanan Yang Lengket, Tips Mencairkan Makanan Beku (Frozen Food)
Tips Meniriskan Gorengan, Tips Memanfaatkan Jeruk Lemon Di Dapur Anda
Tips Agar Goreng Singkong Bisa Merekah, Tips agar sukses menggoreng kerupuk, Tips Agar Kentang Goreng Menjadi Crispy (Renyah), Tips Agar Mie Tahan Lama Tanpa Pengawet, Tips  yang Tepat Memanggang Kue
Ukuran Metrik Standar & Konversi Bahan Masakan, Macam-macam Alat Ukur Untuk Memasak, Label Pada Plastik Kemasan
praktis

Rabu, 04 September 2013

Konsultasi Merawat Anak Secara Medis dan Islam

Judul: Konsultasi Merawat Anak Secara Medis dan Islam
Penulis: Ummu Kutsum
Murojaah : Al-Ustadz abu hamzah Yusuf Al-Atsary
Penerbit : Toobagus Publishing
Ukuran : buku besar, 17,5 cm x 25 cm, soft cover, 169 hal, uv, shrink
Harga : Rp 70.000
Harga di sini: Rp. 58.000
Disc: 20 %

Buku ini merupakan lanjutan dari buku Konsultasi Merawat Balita yang di tulis oleh Ummu Kultsum yang telah banyak berpengalaman membantu proses persalinan di Rumah Sakit Mitra Kasih Kota Cimahi.
Mengapa kita mempelajari anak-anak? sebab nantinya kita akan menjadi orang tua, guru sehingga tanggung jawab terhadap anak-anak akan menjadi bagian dari hidup kita. Semakin dalam belajar mengenai anak-anak maka semakin baik pula kita dapat menuntun mereka. Apapun alasanya kita akan menemukan bahwa mempelajari perkembangan anak merupakan hal yang menarik, menantang dan sarat informasi.
Didalam buku Konsultasi Merawat Anak ini anda akan diajak untuk lebih mengetahui bahwa tidak perlu ada kursus tertentu untuk dapat membantu tumbuh kembang anak secara maksimal, hanya diperlukan kesabaran serta kebijakan orang tua untuk memberikan pertimbangan terbaik dalam mengambil keputusan pentingdalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak.




Selasa, 03 September 2013

Sejarah Berdarah Al-Quds & Al-Aqsa : Duka Negeri Palestina

Judul: Sejarah Berdarah Al-Quds & Al-Aqsa : Duka Negeri Palestina
Penulis: Abdul Fattah Hasan Abu ulayyah dan Thariq Ahmad Hijazi
Penerjemah : Abu Abdillah Wates dan Abu Mujahid
Penerbit : Toobagus Publishing
Ukuran : buku besar, 17,5 cm x 25 cm, soft cover, 226 hal, uv, shrink
Harga : Rp 70.000
Harga di sini: Rp. 56.000
Disc: 20 %

Menetapkan Masjid al-Aqsa adalah salah satu dari tiga masjid suci dalam Islam merupakan aqidah yang benar dan ini jelas berdasar pada nash-nash al-Quran dan hadits Rosullullah yang sahih, dan dikuatkan pula oleh laku para sahabat, tabi'in, imam-imam kaum muslimin setelah mereka, para ulama dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik.
Sayangnya, secara fakta masjid suci ini telah direbut oleh orang-orang Yahudi, Direbut paksa di depan mata-mata umat Islam dalam sebuah pesengkokngkolan yang cerdas. Dari situ pantaslah jika al-Quds sekarang adalah sebuah duka menanah bagi umat Islam, bertahun-tahun dan entah samai kapan. Lebih sayangnya lagi ada sejumlah orang yang mengatasnamakan Islam meyakini bahwa Masjid al-Aqsa bukan di al-Quds, Palestina, Mereka meyakini dengan sepenuh hati sadar atau tidak sadar bahwa orang-orang Yahudi dan sekelompok orientalis menjadikan keyakinan tersebut sebagai bahan untuk mepertanyakan akidah kaum muslimin selama ini.
Lihatlah orang-orang Syi'ah dan Ahmadiyah, mereka berkeyakinan bahwa Masjid al-Aqsa bukan berada di al-Quds. Lebih penasaran silahkan merujuk ke buku yang bagus ini: Sejarah Berdarah Al-Quds & Al-Aqsa : Duka Negeri Palestina

Kerajaan Bahrain Vs Kudeta Syi'ah

Judul: Kerajaan Bahrain Vs Kudeta Syi'ah
Penulis: DR. 'Abdul Aziz bin Ahmad al Badah
Penerjemah : Abu Abdillah Wates dan Abu Rasyid Ash-Shinkuani
Penerbit : Toobagus Publishing
Ukuran : buku besar, 17,5 cm x 25 cm, soft cover, 155 hal, uv, shrink
Harga : Rp 65.000
Harga di sini: Rp. 52.000
Disc: 20 %

Bahrain akan dikuasai Syi'ah?
Pasca Revolusi Iran yang dipimpin oleh Khomeini, bahrain menjadi bulan-bulanan Syi'ah. Mereka menuntut agar Nahrain masuk menjadi bagian dari republik Islam Iran. Untuk mewujudkan rencana besar mereka, orang-orang Syi'ah melakukan berbagai cara agar tujuan mereka berhasil, mulai dari pengiriman warga Iran, demontrasi, perusakan, menguasai parlemen, kudeta militer dan lain sebaginya.

Sejarah telah mencatat bagaimana Qaramithah yang merupakan salah satu sekte Syi'ah, pada y\tahun 281H, persis pada masa kekalifahan Al-Mu'tadhid Al-Abbasi, membuat kerusakan di muka bumi dengan cara mendustakan syariat Islam, merampok jamaah haji, menumpahkan darah di Masjidil Haram, mencuri Hajar aswad dan menahannya di Bahrain selama 22 tahun.

Strategi bulan sabit Si'ah untuk menguasai negeri-negeri Ahlussunnah seperti Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab, Bahrain, dll masih sesuatu yang faktual kiranya. Dengan strategi itu negeri tauhid Kerajaan Arab Saudi menjadi sasaran paling utama yang hendak mereka capai dan dengan itu mereka hendak menguasai dua tanah suci, Makkah dan Madinah.

Kamis, 18 Juli 2013

Dari Ayunan Sampai Liang Lahat Imam Ahmad, Pemuda Ilmu dari Negeri Baghdad

Judul: Dari Ayunan Sampai Liang Lahat Imam Ahmad, Pemuda Ilmu dari Negeri Baghdad
Penerbit: toobagus Publishing
Tebal: 194 halaman
Fisik: 13,5 cm x 20 cm, uv, soft cover, srink
Harga: Rp 40.000
Harga disini : Rp. 32.000
Discount 20%

Buku ini berusaha menjelajahi pelajaran berharga dari seorang ahli hadist yang menghafal satu juta hadist yakni Imam Ahmad rohimahulloh. Imam Ahmad adalah seorang ulama yang dikenal berprinsip selalu dengan mahbaroh, sampai pun nanti ke maqbaroh, menjadikan beliau sebagai teladan dalam menuntut ilmu agama, sampai saat ini.

Dari Ayunan sampai liang lahat akan menghantarkan kita menuju alam ajaib, sebuah alam yang pernah dilalui oleh seorang pemuda ilmu dari negeri Baghdad. Seorang tokoh yang pernah berucap tentang semangat thalabul ilmi, "dari sejak mengenal tinta hingga jasad diusung di atas bahu menuju kubur."

Buku ini, meskipun berbicara tentang Imam Ahmad, sebenarnya ingin menyentil kita yang terlena dengan dunia dan melupakan dari menuntut ilmu agama.

Harta yang paling berharga bagi Imam Ahmad adalah lembaran-lembaran ilmu.

Minggu, 07 Juli 2013

Sufi Nyeleneh VS Salafi Sholeh (Tanggapan Atas Buku: Sufi "Ndeso" Vs Wahabi Kota)

Judul: Sufi Nyeleneh VS Salafi Sholeh (Tanggapan Atas Buku: Sufi "Ndeso" Vs Wahabi Kota)
Penulis: Abu Mujahid
Penerbit : Toobagus Publishing (GemaIlmu.Com)
Ukuran : buku besar, 17,5 cm x 25 cm, soft cover, 196 hal, uv, shrink
Harga : Rp 70.000
Harga di sini: Rp. 56.000
Disc: 20 %

Masih banyak buku-buku teks sejarah Indonesia yang banayak beredar sekarang ini? Percaya apa yanag ditulis tentang Islam di Indonesia di dalam buku-buku itu?
Jika ya, akan terbaca bahwa kaum sufi memiliki peran besar dalam islamisasi di Nusantara. Merekalah yang ditulis sebagai para penerus usaha islamisasi sampai ke pelosok-pelosok Nusantara yang semula hanay terbatas pada bandar-bandar niaga, kota-kota pesisir.
Jika pembacaan itu diteruskan, akan kembali ditemukan bahwa yang banyak berperan secara khusus dalam proses itu adalah sufi-sufi dari tarekat Syattariyah. Fleksibilitas anggota-anggota terekat Syattariyah dalam menjalankan Islam membuat banyak penduduk pedesaan tertarik kepada Islam, meskipun tentu saja di satu sisi tidak total melepaskan kayakinan kuno mereka.
Buku-buku teks sejarah itu, ternyata berbicara juga tentang perseteruan antara kaum sufi dan mereka yang disasar sebagai wahabi (atau wahhabi). Ya, sebuah perseteruan yang panjang dan lama dalam sejarah Islam di Indonesia. Sebuah perseteruan yang sering disederhanakan menjadi trasisionalis versus modernis.
Buku ini semacam tanggapan yang bersifat eksplanatif atas apa yang ditulis dalm sufi "ndeso" vs Wahabi Kota. Berusaha bercerita tentang apa yang terjadi di tengah kubu sufi ndeso dan wahabi kota sekarang, Sufi Nyleneh Versus Salafi Sholeh ini, jelas berisi cerita yang masih terus berjalan.

Syaikh Abul Hasan Al Mishri, Hizbi Ngaku Salafi

Judul: Syaikh Abul Hasan Al Mishri, Hizbi Ngaku Salafi
Penulis: As-Syaikh Rabi bin Hadi Al-Madkhali
Penerjemah : Abu Mujahid
Penerbit : Toobagus Publishing (GemaIlmu.Com)
Ukuran : buku besar, 17,5 cm x 25 cm, soft cover, 219 hal, uv, shrink
Harga : Rp 70.000
Harga di sini: Rp. 56.000
Disc: 20 %

Komunitas salafi tergolong ke dalam open society. Siapa saja dapat hadir dalam mejelis-majelis pengajian mereka. Seorang intel kepolisian dapat ikut pengajian mereka, kapanpun, segagaimana seorang penyusup dari sel-sel teroris dapat pula hadir disana untuk membuat keonaran.
Pada dasarnya, salafi adalah gerakan dakwah yang yang bersifat trans-nasional. Di Indonesia, komunitas salafi sekarang merujuk kepada ulama-ulama mereka di Timur Tengah, seperti Arab Saudi, Yaman dan Kuwait. Mereka juga banayak merujuk kepada kitab-kitab Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani, salah seorang ulama salafi yang pernah tinggal di Yordania.
Karena itu apa yang difatwakan para ulama mereka terkait permasalahan dakwah akan sampai ke tengah komunitas-komunitas salafi di berbagai belahan bumi ini. Diantara fatwa-fatwa mereka adalah fatwa tentang kesesatan Abul Hasan Al-Mishri.
Dari yang semula ingin beragama seperti Salaf As-shalih, Al-Mishri justru tertarik untuk beragama seperti anggota-anggota Ikhwanul Muslimin. Ia mulai berpikir seperti Hasan Al-Banna, lalu Sayyid Qutb dan belakangan Muhammad al-Ghazali.
Oleh karena itu, Syaikh Rabi' bin Hadi al-Madkhali salah seorang Syaikh salafi di Arab Saudi, tergerak meluruskan kesalahan Al-Mishri. Setelah bertahun-tahun berusaha menyadarkanya, Syaikh Rabi' mulai mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang berisi bentahan terhadap pemikiran Al-Mishri seperti buku terjemehan yang ada di tangan pembaca sekarang ini.

Kamis, 20 Juni 2013

Sejarah NU “Ahlussunnah Wal Jama’ah” di Indonesia Jilid Ke-2

Judul: Sejarah NU “Ahlussunnah Wal Jama’ah” di Indonesia Jilid Ke-2
Penyusun: Abu Mujahid
Penerbit : Toobagus Publishing (GemaIlmu.Com)
Ukuran : buku besar, 17,5 cm x 25 cm, soft cover, 260 hal, doff, shrink
Harga : Rp 75.000
Harga di sini: Rp. 60.000
Disc: 20 %


“Munculnya figure Gus Dur telah memberikan sokongan moral kepada para anak muda dan kyai muda NU untuk melakukan ‘pembacaan ulang’ atas tradisi mereka yang selama ini dijaga keras oleh para kyai sepuh. Gus Dur sendiri, sebetulnya tidak melakukan pembaharuan secara verbal ‘ke dalam’. Dia jarang membicarakan isu-isu intelektual yang controversial di kalangan kyai-kyai. Akan tetapi Gus Dur memberikan ‘suaka keagamaan’ kepada para anak muda yang sudah gerah terhadap tradisinya dan hendak melakukan sesuatu yang lain.”
Lebih dari sepuluh tahun lalu, Ulil Abshar Abdalla pernah mengatakan itu dalam salah satu artikelnya. Sebagai generasi muda NU yang merasakan zaman itu, masa-masa ketika Gus Dur memimpin NU langsung, Ulil betul-betul tahu bahwa Gus Dur bukan sekedar tokoh, tetapi juga jendela, pewarta kepada dunia tentang dunia pesantren dam santri di Indonesia.
Berbeda dengan jilid pertama, jilid kedua sejarah NU Ahlusunnah wal jamaah di Indonesia ini akan mengetengahkan perjalanan NU sejak Gus Dur mulai memegang jabatan Ketua PBNU sampai berubah seperti sekarang. Sebagai kumpulan cerita-cerita menarik, buku ini memang patut dibaca. Terutama, bagi mereka yang memiliki concern untuk mengubah wajah pendidikan pesantren kita.

Sejarah NU “Ahlussunnah Wal Jama’ah” di Indonesia Jilid Pertama

Judul: Sejarah NU “Ahlussunnah Wal Jama’ah” di Indonesia Jilid Pertama
Penyusun: Abu Mujahid
Penerbit : Toobagus Publishing (GemaIlmu.Com)
Ukuran : buku besar, 17,5 cm x 25 cm, soft cover, 220 hal, doff, shrink
Harga : Rp 70.000
Harga di sini: Rp. 56.000
Disc: 20 %

Di Indonesia, bisa dikatakan pewaris terkemuka mazhab Asy’Ariyah adalah Nahdlatul Ulama (NU). Dalam satu kesempatan, Ketua PBNU sekarang DR Said aAqiel Siradj pernah menulis tentang silsilah guru-guru Hasyim Asy’ari dari Abul Hasan Al-Asy’ari.
NU bukan sekedar ormas, NU bahkan sudah menjadi semacam mazhab di Indonesia. Dengan mengetahui bahwa seseorang itu NU, orang-orang yang lain akan tahu bagaimana cara berislam orang tersebut.
Dalam dua jilid, buku ini akan bicara tentang sejarah NU, dari awal berdiri sampai 2011 kemarin. Jilid pertama berisi sejarah NU pra Gus Dur, sedangkan jilid kedua adalah sejarah NU sejak Gus Dur menjadi Ketua PBNU sampai berubah menjadi NU sekarang ini.

Jumat, 31 Mei 2013

Millah Muhammad Salafi Sejati Bantahan Millah Ibrahim & Salafiyyah Yahudiyyah

Judul Buku: Millah Muhammad Salafi Sejati Bantahan "Millah Ibrahim"& Salafiyyah Yahudiyyah
Penulis: Syaikh Muhammad bin 'Umar bin Salim Bazmul hafizhahullah &
Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf Al-Atsary
Penerbit: Toobagus Publishing
Fisik : 17 cm x 25 cm, uv, soft cover, shrink
Tebal: 172 halaman
Harga : Rp. 65.000
Harga disini: Rp. 52.000
Disc : 20%


Para teroris begitu getol menyuarakan doktrin khawarijnya lewat berbagai media, baik cetak maupun elektronik. Perjuangan mereka seakan-akan masih panjang dan tidak akan pernah berakhi, sehingga apa yang mereka inginkan tercapai. Serangkaian aksi peledakan dan rencana pengeboman yang telah disiapkan untuk menyebarkan teror di negeri ini alhamdulillah telah berhasil dilumpuhkan oleh pihak kepolisian dalam hal ini Datasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror dari Mabes Polri yang bertugas menjaga stabilitas negara dari terorisme.
Tentu saja yang telah dilakukan oleh pihak pemerintah negera ini dalam memberantas teroris patut kita syukuri dan kita bantu dengan sekuat tenaga agar negeri Indonesia ini senantiasa aman, tenteram, sentosa dan sejahtera loh jinawi. Salah satu usaha yang kita lakukan untuk menjaga agama ini adalah menjelaskan kebodohan dan penyelewengan mereka (para teroris khawarij) terhadap ayat-ayat Al-Qur'an dan hadits-hadits Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sekaligus membantah tulisan-tulisan "provokatif" mereka yang telah disebar di berbagai media.
Salah satu buku induk yang dijadikan rujukan oleh orang-orang khawarij ialah kitab yang berjudul Millah Ibrahim wa da'watil anbiya' wal mursalin wa asalibut tughah fi tamyi'iha wa sharfid Du'ati 'Anha yang ditulis oleh 'Ashim Al-Maqdisi yan pada tahun 1994 telah ditangkap dan dijebloskan ke penjara oleh pihak kepolisian Yordania terkait fatwa-fatwa sesat seputar peledakan bom dan tulisan-tulisannya yang menyimpang. Kitab yang dimaksud telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Aman Abdurrahman seorang narapidana kasus terorisme yang terbukti telah mendanai sekaligus memerintahkan para muridnya untuk mengikuti pelatihan teroris di Aceh Besar, Nanggroe Aceh Darussalam pada tahun 2009.
Dalam buku ini para pembaca akan disuguhkan tulisan Syaikh Muhammad bin 'Umar bin Salim Bazmul hafizhahullah yang  diterjemahkan dari kitab Ar-Radd 'Ala Kutub Masybuhah, yang memberikan bantahan terhadap kitab Millah Ibrahim karangan Abu Muhammad Al-Maqdisi. Buku  ini juga memuat tulisan Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf Al-Atsary yang menanggapi tulisan Aman Abdurrahman yang berjudul Salafiyyah Yahudiyyah, isinya menuduh komunitas salafi seperti orang-orang yahudi dan ahmadiyah.

DURI KELABU Toobagus Publishing

Judul Buku: DURI KELABU
Penulis: Abu Nashim Mukhtar 'Iben' Rifai La Firlaz
Penerbit: Toobagus Publishing
Fisik: 14 x 20 cm, isi hvs, sc, shrink
Tebal: 284 halaman
Harga: Rp. 45.000,-
Harga disini: Rp. 36.000,-
Diskon: 20 %


Abdullah bin Mubarak pernah ditanya: "Seandainya anda dibangkitkan dari kematian apa yang akan anda lakukan?" Beliau menjawab: "Aku akan thalabul ilmu lagi sampai malaikat maut datang kepadaku untuk kedua kalinya."
Memang panjang.
Thalabul ilmi adalah perjalanan yang panjang tanpa batas. Garis finishnya hanyalah kematian. Selama nafas masih berhembus, selagi badan menngandung hayat, tidak ada kata berakhir untuk thalabul ilmi. Moga-moga Allah mewafatkan kita di atas Islam, Sunnah dan thalabul ilmi.
Ibarat perjalanan di hamparan bumi terbentang, Thalabul ilmi pun demikian. Ada duri-duri tajam bertebaran. Selepas onggokan duri terlewat, masih menanti lambak dedurian berikutnya. Terkadang perjalanan mesti tertunda bahkan harus berakhir hanya disebabkan sebuah duri tajam. Meski telah berhati-hati, tetap juga tak bermata telapak kaki.
Duri-duri sepanjang thalabul ilmi juga tak boleh dipandang sebelah mati. Konflik dengan orang tua, pekerjaan, keluarga, sekolah, kuliah, masa lalu, usia, tingkat kecerdasan dan masih sekian lagi, boleh jadi berubah sebagai dinding pemisah dengan ruang thalabul ilmi. Lalu, bagaimanakah langkah harus diayunkan agar terhindar dari duri-duri itu?