Tampilkan postingan dengan label majalah Kisah Mutiara Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label majalah Kisah Mutiara Hikmah. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Februari 2014

Majalah Qudwah Edisi 15 Vol.1 1435H-2014M

Majalah Qudwah Edisi 15 Vol.1 1435H-2014M
Judul : Majalah Qudwah Edisi 15 Vol.1 1435H-2014M
Untaian Kisah Mutiara Hikmah, Tema : Makhluk terjelek di sisi Allah
Penerbit : Media Tashfiyah, Ponpes Darul Atsar Temanggung
Tebal : 112 halaman
Fisik : 15 cm x 23 cm, uv, soft cover
Harga :  Rp. 12.000 (jawa) 14.000 (Luar jawa)

Sinopsis Majalah Qudwah Edisi 15 Vol.1 1435H-2014M

Sapa Redaksi Majalah Qudwah
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Pembaca yang dirahmati Allah. Telah banyak hadits-hadits dari Rasulullah yang menjelaskan tentang perilaku maupun peribadahan dari sebagian umat Islam yang kelak akan meniru tata cara orang-orang jahiliyah. Salah satu yang kita jumpai adalah dijadikannya kuburan orang-orang shalih sebagai masjid atau tempat peribadahan. Perilaku menjadikan kuburan sebagai masjid dan tempat peribadahan bahkan menjadikan orang tersebut sebagai makhluk terjelek di sisi Allah pada hari kiamat kelak.
Sehingga amat pantas jika pada edisi kali ini pada rubrik "Umat Terdahulu" akan dibahas tentang keadaan tersebut.
Sajian tentang "Tentara Gajah" yang ingin menghancurkan ka'bah juga tersaji pada rubrik Asbabun Nuzul. Dengan dorongan untuk menghancurkan Ka'bah dan mengalihkannya ke kota Shan’a (ibukota Yaman) menjadikan Abrahah sang raja dari negeri Yaman mengerahkan tentara gajah untuk mewujudkan ambisinya. Berhasilkah Abrahah? Silakan pembaca simak di edisi kali ini.
Di dalam rubrik Samawi kami hadirkan kisah tentang meninggalnya Nabi Sulaiman yang banyak sekali hikmah didalamnya. Jin-jin yang kala itu menjadi bawahan Nabi Sulaiman juga tidak mengetahui kapan beliau meninggal. Bagaimana jalan ceritanya? Simak selengkapnya dalam Samawi.
Masih banyak rubrik-rubrik lain yang kami harapkan bisa memberi siraman hikmah kepada kita semua. Nah, selamat membaca sajian dari kami.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Minggu, 17 November 2013

Majalah Qudwah Edisi 12 Vol.1 1434H-2013M

cover Majalah Qudwah Edisi 12 Vol.1 1434H-2013M
Judul : Majalah Qudwah Edisi 12 Vol.1 1434H-2013M
Untaian Kisah Mutiara Hikmah, Inilah Kesatria Islam Sejati
Penerbit : Media Tashfiyah, Ponpes Darul Atsar Temanggung
Tebal : 112 halaman
Fisik : 15 cm x 23 cm, uv, soft cover
Harga :  Rp. 12.000 (jawa) 14.000 (Luar jawa)

Sinopsis Majalah Qudwah Edisi 12 Vol.1 1434H-2013M

Pembaca sekalian, sikap dermawan merupakan sikap yang dipuji semua kalangan. Semua orang, di masa jahiliyyah sekalipun, sangat menjunjung tinggi perilaku ini. Maka, saat Islam datang, budi pekerti ini pun semakin dikukuhkan. Berbagai ayat dan hadits memotivasi sikap kedermawanan ini. Betapa tidak? Perangai dermawan merupakan perangai yang justru berkebalikan dengan keinginan jiwa. Saat jiwa mencintai kepemilikan harta benda, sikap dermawan justru memerintahkan untuk melepas hartanya. Maka itulah, tak banyak figur dermawan.

Qais bin Sa'ad adalah salah satu figur itu. Dia memang terlahir dari keluarga dermawan. Karena itu, sikap mulia ini sedemikian mendarah daging pada kehidupannya. Keteladanan beliau dalam hal kedermawanan bisa pembaca simak di dalam Muhasabah edisi ini.
Adapun di Khairul ummah, kita masih melanjutkan kisah episode Khalid bin Walid, sang Pedang Allah. Kali ini beliau menghadapi dua imperium adidaya, Persia dan Romawi. Dan tentu, Allah menakdirkan kemenangan diperoleh kaum muslimin melalui tangan Khalid.
Di bagian yang lainya, kami sajikan kisah para Yahudi yang menuduh Nabi sulaiman mempraktikan sihir. Allah pun membantah persangakaan mereka ini dengan ayat yang senantiasa dibaca hingga kiamat kelak. Di dalam ayat itu, Allah menyebutkan  dua malaikat, Harut dan Marut, yang mengajarkan sihir. Siapa sejatinya sosok kedua malaikat ini? Kenapa keduanya mengajarkan sihir? Simak di dalam rubrik Samawi.
Di Rubrik Rihlah, kita akan diajak untuk berkunjung ke tempat saudara kita dan sedikit menengok kabar dari saudara Muslim Tentena. Bagaimana kabar muslim disana, sebagaimana digambarkan wajah anak-anak begitu ceria seraya menenteng tas di tangan, mereka melangkah menuju masjid. Saat memasuki halaman masjid tawa mereka pun berderai. Mereka bermain penuh canda. Tak terselip sedikitpun di wajah mereka bayangan kelam masa lalu. Ya, Masa lalu. Saat orang tua mereka terusir dari tempat tinggalnya. Saat itu tragedi kemanusian tertoreh di Bumi Sintuwu Maroso, Poso.Bagaimana kabarnya sekarang? Tim Reportase Majalah Qudwah akan menceritakannya kepada pembaca sekalian.
Pada rubrik Umat Terdahulu, majalah qudwah menyajikan kisah manusia yang nekat membangkang dan tidak mau tunduk kepada Allah. Siapa manusia tersebut yang berani kepada Allah, apakah dia sudah cukup kuat untuk menghalangi dan melawan azab Allah jika ia berkeinginan untuk menyegerakannya? simak dalam Ia pun Ditenggelamkan ke dalam Bumi.
Masih banyak rubrik-rubrik menarik lainya, yang bisa dijadikan uswah bagi kita dan kaum muslimin seluruhnya.

Nah pembaca sekalian, Dapatkan Majalah Qudwah Edisi 12 Vol.1 1434H-2013M disini....