Tampilkan postingan dengan label penerbit media tashfiyah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penerbit media tashfiyah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 November 2015

Majalah Qudwah Edisi 33

Masa depan kita adalah kehidupan yang dinanti.
Terkadang orang kurang peduli dengan kehidupan masa lalu dan kehidupan masa kininya. Akan tetapi seringkali kita tidak bisa untuk tidak peduli dengan masa depan. Insan yang lurus fitrahnya jika diminta memilih kehidupan yang baik di masa sekarang atau di masa depan, tentu ia akan memilih masa depannya.

Pembaca yang semoga dirahmati Allah, Qudwah edisi kali ini menyajikan tema utama di Rubrik Masa Depan. Di rubrik yang baru diluncurkan edisi kemarin ini, kami menyajikan kisah tentang Imam Mahdi. Kehadirannya dinanti kaum muslimin karena menjanjikan kemenangan dan keadilan. Dua harta milik kaum muslimin yang saat ini hilang direbut pecundang.
Figur lmam Mahdi menjadi simbol kemenangan sekelompok umat di akhir zaman. Kisah kepemimpinannya kelak pun diperebutkan dan diakui oleh kelompok-kelompok sesat. Siapakah dia sebenarnya? Seperti apakah kisahnya? Silahkan buka lembaran-lembaran kami edisi ini.
Namun demikian, sebelum membaca kisah masa depan, Anda akan kami ajak terlebih dahulu menengok masa lalu. Di Rubrik Anbiya' ada sebuah kisah tentang 'cinta anak manusia yang tak pada tempatnya'. Kerusakan moral sekelompok manusia yang sejak itu terus ada sampai zaman kita. Sebuah kecenderungan mental dan biologis yang menyimpang yang keberadaannya tidak lepas dari campur tangan iblis dan balatentaranya. Jalan melenceng yang apabila tidak ditutup aksesnya, bisa membawa kesudahan yang berujung kesengsaraan.
Pembaca yang semoga dirahmati Allah, banyak kisah yang sarat faedah yang kami persembahkan untuk Anda pada edisi kali ini. Di sana ada kisah Anda yang sedang menanti hidayah untuk orang tua, di sana juga ada kisah tentang kesabaran seorang ulama yang ditimpa ujian yang sangat berat, di sana adapula rubrik baru kami yang menarik 'Karamah' dan masih banyak lagi kisah-kisah menakjubkan lainnya. Selamat membaca, semoga bermanfaat.

Produk: Majalah Qudwah Edisi 33
Topik Bahasan: Imam mahdi Sang Pemimpin yang Dinanti 
Penerbit : Media Tashfiyah
Isi: HVS 96 hal
Ukuran: 15X23cm
Berat: 100gr

Daftar Isi:
Cinta Buta Awal Segala Derita
Abdurahman bin Mahdi
Yang Hilang Anggota Tubuhnya
Karamah
Yang Memenuhi Janji Allah
Era Baru Dakwah Sunnah di Pangkalan Bun
Tetasan Air Mata Kasih Sayang
Ketika Ibnu Maryam Turun dari Langit
Imam Mahdi, Pemimpin yang Dinanti 
Doa Yang Terkabulkan
Menanti Hidayah Untuk Orang Tua
Ketika Nabi Bermuka Masam
Bimbingan Untuk Sang Nahkoda
Keutamaan Ilmu dan Pengajarnya
Waspada, Wahai Tawanan Dunia

Majalah Tashfiyah Edisi 52

Qana’ah (merasa cukup), sebuah kata yang mudan diucapkan, ringan didengar, akan tetapi sulit diamalkan. Betapa banyak pembicara yang berbicara penulis yang menulis, pengkhutbah yang berknutbah menguraikan makna dan penjabarannya. Akan tetapi berapa banyak di antara mereka yang mampu mengamalkannya? Entahlah!

jika kita mampu mengamalkannya, Masya Allah, betapa bahagianya! Hidup serasa tanpa beban. Makanan apa pun yang dihidangkan untuknya dilahapnya dengan penuh kenikmatan asalkan halal.
Pakaian apapun yang ia kenakan terasa nyaman dengan syarat sesuai syariat. Rumah apapun yang ia tempati serasa surga jika tanpa kemaksiatan. Dan seterusnya.
Akan tetapi, apakah qonaah itu identik dengan kemiskinan? Belum tentu! Seseorang yang kekurangan harta, akan tetapi hatinya, jiwanya, tekadnya, usahanya, dan seluruh olah pikirnya selalu terpusat untuk mengejar harta, harta, dan dunia, tentu bukan termasuk orang yang qona’ah.
Lalu, apakah yang bisa qana'ah hanya orang kaya saja? Atau apakah kekayaan merupakan simbol berkecukupan (qana’ah)? Belum tentu juga. Betapa banyak orang kaya yang masih merasa kurang. Tahun ini ingin membeli ini. Tahun depan ingin membeli itu, padahal di rumahnya sudah ada ini dan itu. Benar?
Kalau kita buka Iembaran sejarah para sahabat tentulah mudah menemukan figur-figur dalam bidang ini.
Kisah mereka masyhur menghiasi buku-buku sejarah. Kemampuan mereka untuk tetap tersenyum tatkala terlilit kelaparan, kemampuan mereka berbagi meskipun hidangan di rumah tinggal sepiring, kemampuan mereka mencukupkan diri dengan harta yang halal dan sederhana, serta kemampuan mereka yang Iainnya. Ya, hati mereka kaya meskipun tanpa harta. Kaya hati itulah kaya yang hakiki.

Produk: Majalah Tashfiyah Edisi 52
Topik Bahasan: Kaya Hati Kaya Hakiki
Penerbit : Media Tashfiyah
Ukuran: 12X18cm
Berat: 80gr

Daftar Isi:
Tas Baru
Kaya Tak Selalu Berlimpah Harta
Mengetam Bulir-Bulir Qanaah
Menyemai Qanaah di Ladang kalbu
Mentadaburi Ayat-Ayat
Memotivasi Qanaah
Teladan Nabi  dalam Oanaa'ah
Dunia di Depan Mata
Memahami Arti Imam
AI Mundzir bin Amr
Ketergelinciran Ulama
Jamuan Nobi Ibrahim  
Virus Pembumuh Hati
Perang Bani Ouraizhah
Seandainya Tidak Ada Aku
Pamer, Lagi-Lagi Pamer
Di Sudut Bumi Yang Lain
Kita Adalah Cermin
Saat Orang Tua Diingatkan

Senin, 02 November 2015

Majalah Azka Edisi 31

Keteladanan para sahabat adalah pelajaran penting yang harus kita cermati.
Salah satunya adalah sosok Abu Bakr yang sigap dan cermat menjadi seorang pemimpin. Sahabat Azka bisa membacanya  di rubrik Khulafa.

Pada edisi ini, Azka akan melanjutkan kisah Nabi Musa melawan tukang sihir Fir'aun. Kisahnya sangat seru Iho. Baca selengkapnya di rubrik Anbiya.

Sahabat Azka, masih banyak pelajaran dalam rubrik-rubrik majalah kita ini. Ada juga permainan-permainan menarik agar kalian tidak bosan.

Produk: Majalah Azka Edisi 31
Topik Bahasan: Untuk Apa Kita Diciptakan?
Penerbit : Media Tashfiyah
Ukuran: 24X16cm
Isi: HVS 48 hal
Berat: 50gr

Daftar Isi:
Jasa-Jasa Abu Bakr
Untuk apa kita dicipta?
Ingin Seperti Rasulullah
Nabi Musa dan Para Penyihir
Sujud Tilawah
Hutan Bakau, Hutan Kebanjiran
Puasa Adalah Tameng
Hayo, Cari Perbedaannya!
Maze
Keluarga Kucing
Mari Belajar
Mulailah Dari Yang Kanan
Pohon Arok (Siwak)
Bersih-Bersih Yuk!
Narwhal, Sang Perenang Bertanduk
Syaitan Makan dan Menginap
Tebak Kata
Panca lndera
Al-Quran
Gasing Tutup Botol
Tebak Gambar
Excavator Raksasa
Adab-Adab lslami

Selasa, 04 Agustus 2015

Majalah Qudwah Edisi 30

Seorang muslim dengan muslim yang Iain ibarat satu tubuh. Apabila satu bagian tubuh terluka maka seluruh tubuhnya akan meradang. Mereka juga ibarat sebuah bangunan. Satu dengan yang lainnya saling menguatkan. Apabila salah satu bagian dirusak maka akan rusak pula lah bangunan tersebut.

Kerajaan Arab Saudi adalah sebuah negara Islam yang penduduknya mungkin 100% muslim. Bahkan satu-satunya negara yang ada saat ini yang paling tegas beridentitaskan Islam. Lihatlah bendera dan lambing negaranya. Di situ tertulis kalimat tauhid. Demikian pula undang-undang dasar negaranya adalah Al Quran dan As Sunnah.
Akhir-akhir ini semakin banyak saja pihak yang kurang simpati dengan negeri tauhid ini. Bukan hanya dari kalangan yang nyata-nyata anti tauhid yang membencinya. Bahkan tidak sedikit pula pihak-pihak yang mengatasnamakan lslam justru ikut memicingkan mata kepadanya. Sebuah fenomena yang cukup aneh.
Namun demikian lah kenyataannya. Mayoritas kelompok- kelompok pergerakan lslam justru merupakan pihak yang paling getol mencibirnya. Sebuah ironi! Maka mari lah kita membuka diri. Hati-hati jangan termakan propaganda yang tak berarti. Meneliti dengan pengamatan yang jujur tentang siapakah sebenarnya Arab Saudi ini. Negeri yang telah ditakdirkan mendapatkan amanah untuk menjaga dan melayani dua tanah suci -Mekah dan Madinah- tempat berdirinya kiblat kaum muslimin dan masjid nabi mereka. Semestinya sebagai seorang muslim, kita harus pula mencintai mereka yang telah mencurahkan segenap upaya untuk menjaga tanah suci kita.
Semoga sedikit informasi yang kami haturkan kepada para pembaca Qudwah tentang Kerajaan Arab Saudi pada edisi khusus ini dapat menjadi pencerah hati. Agar kita tak salah memberikan opini.

Judul: Majalah Qudwah Edisi 30
Penerbit: Media Tashfiyah
Isi: 96 halaman
Harga: 12.000

Daftar isi:
Negeri  Tauhid Anti Teroris
Napak Tilas Sejarah Berdirinya Kerajaan Arab Saudi
Sekelumit Gambaran Sumbangsih untuk Dunia
Negara Ladang Minyak yang  Penuh Berkah
Arab Saudi, Ulama dan Umara’ yang Bersinergi
Tsunami Aceh dan Arab Saudi
Gempa Haiti dan Arab Saudi
Kepada Rakyat Palestina, Arab Saudi yang Pertama
Kebaikan yang Disembunyikan, Kebaikan yang Dibalas dengan Hujatan
Ashifatul Hazm, Kepedulian yang Mendapat Cercaan
Mengenal Asy Syaikh Muhammad bin bdul Wahhab
Kisah Nabi Ya’kub yang Bikin Takjub
Mukjizat AI Masih
Mutiara Faedah di Baitullah
Sulit untuk Tidak Berucap; Ajaib


Sabtu, 20 Juni 2015

Majalah Qudwah ed 29 vol. 03

Iliya’ nama lama dari negeri palestina, di bumi baitul maqdis/baitul muqoddas berdirilah kokoh sebuah bangunan yang menjadi simbol suci keberadaan umat islam yang telah dikotori oleh ulah para perusak bumi dari kalangan yahudi dan nashrani terus bahu membahu menghancurkan islam dari berbagai sisi, berbagai peristiwa penting disajikan indah dalam majalah qudwah edisi 29 vol. 03 tahun 1436 H/ 2015 M.

Judul: Majalah Qudwah ed 29 vol. 03
Penerbit: Media Tashfiyah
Berat: 100 gr
Harga: 12000
Daftar isi:
Duel Maut (lanjutan Kisah Nabi Samuel)
Cerita Suci dari Tanah Suci
Mimpi yang Menjadi Nyata (Shafiyah binti Huyay)
Berkah Do’a Nabi
Menepis Hasad di Hati
Saksi Kepercayaan
Cerita Suci di Tanah Suci
Baitul Maqdis
Sejarah Pahit Para Pengaku Cinta Ahlul Bait
Keajaiban Malam Mi’raj
Buah Kesabaran Dzatu Anwath
AI Adab AI Mufrad
Aku Ingin Tobat

Minggu, 02 Februari 2014

Majalah Qudwah Edisi 14 Vol.1 1435H-2014M

Majalah Qudwah Edisi 14 Vol.1 1435H-2014M
Judul : Majalah Qudwah Edisi 14 Vol.1 1435H-2014M
Untaian Kisah Mutiara Hikmah, Tema : Secercah Cahaya Tauhid itu Menembus Sanubariku
Penerbit : Media Tashfiyah, Ponpes Darul Atsar Temanggung
Tebal : 112 halaman
Fisik : 15 cm x 23 cm, uv, soft cover
Harga :  Rp. 12.000 (jawa) 14.000 (Luar jawa)

Sinopsis Majalah Qudwah Edisi 14 Vol.1 1435H-2014M

Sapa Redaksi Majalah Qudwah
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Pembaca yang dirahmati Allah   Hidayah merupakan suatu karunia dari Allah  yang tidak setiap orang memperolehnya. Tak seorang pun tahu kapan dan berapa lama hidayah tersebut berlabuh di dalam sanubari hamba.
Betapa banyak orang yang dahulunya taat dan gemar melakukan amal kebaikan. Namun di kemudian hari menjadi terjatuh dalam lubang kemaksiatan bahkan berakhir dengan kesesatan. Juga tidak jarang kita jumpai yang dahulunya menjadi pelaku kemaksiatan bahkan menjadi tokoh kesesatan. Namun di hari berikutnya diberi hidayah oleh Allah   sehingga menjadi seorang yang berilmu dan rajin melakukan ketaatan. Nas’alullaha as-salamah walaflyah.
Jadilah hidayah itu hak mutlak dari Allah yang diberikan sesuai Kehendak-Nya.
Dalam edisi Majalah Qudwah Edisi 14 Vol.1 1435H-2015M ini, Kami mengangkat tentang kisah seorang hamba yang mendapat hidayah dari Allah. Kisah tersebut bisa dibaca pada rubrik Taubat. Ada juga di rubrik Kisahku yang kurang lebih memiliki tema yang berkaitan dengan hidayah.
Dalam rubrik Rihlah akan dibahas tentang seluk beluk dakwah di Negeri Jiran Malaysia yang sayang untuk dilewatkan. juga tidak ketinggalan rubrik Biografi yang menceritakan tentang Abu Ubaid Al Qasim Bin Sallam Al Harawi   seorang ulama keturunan Romawi.
Masih banyak sajian-sajian kami lainnya yang tentunya sayang untuk dilewatkan. Silahkan menikmati sajian kami.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Selasa, 17 Desember 2013

Majalah Tashfiyah Edisi 32 Volume 3 1435H-2013M

Majalah Tashfiyah Edisi 32 Volume 3 1435H-2013M
Judul: Majalah Tashfiyah Edisi 32 Volume 3 1435H-2013M
Mudah Berfaedah
Penerbit:  Media Tashfiyah
Tebal: 112 halaman (32 halaman full color)
Fisik: 12 cm x 18 cm, uv, soft cover
Harga: Rp. 10.000 (jawa) atau Rp. 12.000 (luar jawa)

 Sinopsis Majalah Tashfiyah Edisi 32 Volume 3 1435H-2013M

Salah kaprah menilai hak asasi manusia, demikian kita katakan pada sebagian orang. Bahkan, justru kebanyakan mereka telah salah dalam menyimpulkan makna yang benar dari hak asasi manusia itu sendiri.

HAM, sebuah senjata yang ampuh dalam mempertahankan ego diri. Bila ada yang berani protes atas tindakan yang dilakukan, cukup katakan HAM, dia pun bebas untuk melakukan yang disuka.
Bila ada yang mengatakan bahwa tindakannya melanggar norma, ia pun sontak mengatakan bahwa normalah yang salah. Norma telah melanggar HAM. Ya, memaknai HAM yang berlaku saat ini, lebih tepat untuk dikatakan kebebasan melakukan apapun yang manusia sukai. Sebab, batasan HAM  itu sendiri bersifat semu sesuai kemauan sendiri, tiada batasan pasti. Bila sudah demikian, tentulah kehidupan beringas tanpa ada batasanlah yang mendominasi. Na'udzubillai min dzalik.
Adapun Islam, hukumnya telah Allah syariatkan. Dialah yang menciptakan makhluk. Tentulah setiap larangan dan perintah yang ada senantiasa sesuai dengan keadilan dan ilmu-Nya yang sempurna. Jadi, tidak akan rugi jika kita manaati-Nya. Sebab semuanya sesuai dengan keadilan Allah bagi makhluk. Siapa yang keluar dari aturan ini, bisa dipastikan dia akan menuai kerugian.
Sayangnya banyak orang justru menilai negatif terhadap aturan Islam. Mereka anggapIslam hanya akan mengekang kebebasan wanita, mengekang keadilan, dan memunculkan kekerasan dan pelanggaran HAM. Sungguh dangkaltuduhan tersebut. Sebenarnya mereka hanya menginginkan kebebasan mutlak sesuai dengan hawa nafsu tanpa aturan, laiknya kehidupan binatang.
Pembaca, di dalam Majalah Tashfiyah Edisi 32 Volume 3 1435H-2013M kali ini, kami mencoba mengetengahkan sedikit pembahasan HAM, demi memebantah banyaknya anggapan salah tentang Islam. Semoga kita semua diberi hidayah untuk tundukdan menerima syariat-Nya yang sempurna.

Dapatkan Majalah Tashfiyah Edisi 32 Volume 3 1435H-2013M hanya di sini..........

Minggu, 17 November 2013

Majalah Tashfiyah Edisi 31 Volume 3 1434H-2013M

Sampul Majalah Tashfiyah Edisi 31 Volume 3 1434H-2013M
Judul: Majalah Tashfiyah Edisi 31 Volume 3 1434H-2013M
Mudah Berfaedah
Penerbit:  Media Tashfiyah
Tebal: 112 halaman (32 halaman full color)
Fisik: 12 cm x 18 cm, uv, soft cover
Harga: Rp. 10.000 (jawa) atau Rp. 12.000 (luar jawa)

Sinopsis Majalah Tashfiyah Edisi 31 Volume 3 1434H-2013M

Menjadi insan yang dicintai Allah, mungkin inilah yang diidamkan manusia. Ada banyak cara yang dapat ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut.

Salah satu caranya adalah dengan hidup zuhud. Zuhud tidaklah melulu harus miskin dan merana. Namun, dengan tidak menjadikan dunia sebagai tujuan, -meski kita memilikinya- kita akan merasakan manisnya sikap zuhud ini. Boleh jadi seorang yang kaya namun tetap disebut seorng zuhud karena hatinya, boleh jadi pula seorang yang miskin tetapi tidak dikatakan seorang zuhud karena hatinya. Oleh karenanya menyikapi dunia dengan cara yang enar dan akherat dengan cara yang benar pula itulah seorang yang zuhud.
Pada Tashfiyah edisi kali ini bertema hidup zuhud, makna zuhud, dan tauladan dalam sikap ini. Semoga kita dapat terinspirasi untuk menjadi salah satu insan yang bersikap zuhud.
Dalam rubrik lain ada kisah menarik dari sahabat Ammar bin Yasir rodhiyallohu'anhuma. Seorang sahabat yang lemah kedudukannya di mata manusia, namun berani menunjukan keimanan di depan pemimpin-pemimpin kebathilan. Inilah seorang sahabat Nabi yang suci dan disucikan oleh  Allah dan menjadi tolok ukur kebenaran dari dua kelompok Islam dan kafir yang saling bertikai.
Juga  ada rubrik menarik yang sayang kalau dilewatkan

Dapatkan Majalah Tashfiyah Edisi 31 Volume 3 1434H-2013M hanya di sini....

Majalah Qudwah Edisi 12 Vol.1 1434H-2013M

cover Majalah Qudwah Edisi 12 Vol.1 1434H-2013M
Judul : Majalah Qudwah Edisi 12 Vol.1 1434H-2013M
Untaian Kisah Mutiara Hikmah, Inilah Kesatria Islam Sejati
Penerbit : Media Tashfiyah, Ponpes Darul Atsar Temanggung
Tebal : 112 halaman
Fisik : 15 cm x 23 cm, uv, soft cover
Harga :  Rp. 12.000 (jawa) 14.000 (Luar jawa)

Sinopsis Majalah Qudwah Edisi 12 Vol.1 1434H-2013M

Pembaca sekalian, sikap dermawan merupakan sikap yang dipuji semua kalangan. Semua orang, di masa jahiliyyah sekalipun, sangat menjunjung tinggi perilaku ini. Maka, saat Islam datang, budi pekerti ini pun semakin dikukuhkan. Berbagai ayat dan hadits memotivasi sikap kedermawanan ini. Betapa tidak? Perangai dermawan merupakan perangai yang justru berkebalikan dengan keinginan jiwa. Saat jiwa mencintai kepemilikan harta benda, sikap dermawan justru memerintahkan untuk melepas hartanya. Maka itulah, tak banyak figur dermawan.

Qais bin Sa'ad adalah salah satu figur itu. Dia memang terlahir dari keluarga dermawan. Karena itu, sikap mulia ini sedemikian mendarah daging pada kehidupannya. Keteladanan beliau dalam hal kedermawanan bisa pembaca simak di dalam Muhasabah edisi ini.
Adapun di Khairul ummah, kita masih melanjutkan kisah episode Khalid bin Walid, sang Pedang Allah. Kali ini beliau menghadapi dua imperium adidaya, Persia dan Romawi. Dan tentu, Allah menakdirkan kemenangan diperoleh kaum muslimin melalui tangan Khalid.
Di bagian yang lainya, kami sajikan kisah para Yahudi yang menuduh Nabi sulaiman mempraktikan sihir. Allah pun membantah persangakaan mereka ini dengan ayat yang senantiasa dibaca hingga kiamat kelak. Di dalam ayat itu, Allah menyebutkan  dua malaikat, Harut dan Marut, yang mengajarkan sihir. Siapa sejatinya sosok kedua malaikat ini? Kenapa keduanya mengajarkan sihir? Simak di dalam rubrik Samawi.
Di Rubrik Rihlah, kita akan diajak untuk berkunjung ke tempat saudara kita dan sedikit menengok kabar dari saudara Muslim Tentena. Bagaimana kabar muslim disana, sebagaimana digambarkan wajah anak-anak begitu ceria seraya menenteng tas di tangan, mereka melangkah menuju masjid. Saat memasuki halaman masjid tawa mereka pun berderai. Mereka bermain penuh canda. Tak terselip sedikitpun di wajah mereka bayangan kelam masa lalu. Ya, Masa lalu. Saat orang tua mereka terusir dari tempat tinggalnya. Saat itu tragedi kemanusian tertoreh di Bumi Sintuwu Maroso, Poso.Bagaimana kabarnya sekarang? Tim Reportase Majalah Qudwah akan menceritakannya kepada pembaca sekalian.
Pada rubrik Umat Terdahulu, majalah qudwah menyajikan kisah manusia yang nekat membangkang dan tidak mau tunduk kepada Allah. Siapa manusia tersebut yang berani kepada Allah, apakah dia sudah cukup kuat untuk menghalangi dan melawan azab Allah jika ia berkeinginan untuk menyegerakannya? simak dalam Ia pun Ditenggelamkan ke dalam Bumi.
Masih banyak rubrik-rubrik menarik lainya, yang bisa dijadikan uswah bagi kita dan kaum muslimin seluruhnya.

Nah pembaca sekalian, Dapatkan Majalah Qudwah Edisi 12 Vol.1 1434H-2013M disini....

Minggu, 15 September 2013

Majalah Tashfiyah Edisi 29 Volume 3 1434 H – 2013 M

Judul: Majalah Tashfiyah Edisi 29 Volume 3 1434 H – 2013 M
Mudah Berfaedah
Penerbit:  Media Tashfiyah
Tebal: 112 halaman (32 halaman full color)
Fisik: 12 cm x 18 cm, uv, soft cover
Harga: Rp. 10.000 (jawa) atau Rp. 12.000 (luar jawa)

Pembaca Rahimakumullah. Kesuksesan adalah suatu yang dicari oleh setiap orang. Tak terkecuali juga seorang muslim. Bukan harta benda,tahta, atau jabatan. Namun kesuksesan yang hendak diraih seorang muslim adalah kesuksesan yang  besar. Yaitu dimasukkannya seseorang kedalam surga. Surga yang didalamnya terdapat berbagai macam kenikmatan-kenikmatan tentu menjadi idaman semua insan.
Dibutuhkan perjuangan ekstra untuk meraihnya. Harta, waktu, bahkan nyawa dikorbankan demi memuluskan jalan menuju surga Allah. Untuk itulah pada Tashfiyah Edisi 29 kali ini kita akan mencoba untuk menelaah tetang arti kesuksesan yang hakiki. Mulai dari makna sukses, kiat sukses, dan juga sukses ilmu. Pada rubrik figur akan diangkat tentang putri Rasulullah yaitu Fatimah. Dalam rubrik lainnya bisa disimak pula tentang matahari yang tiba-tiba berhenti saat penakhlukan negeri Palestina. Ada pula sajian mengenai khitan di Rubrik Buah Hati. Juga rubrik Motivasi yang memuat judul berbuat baik jembatan menuju sukses. Dan masih banyak lagi sajian lainnya yang sayang untuk dilewatkan. Nah pembaca, silahkan menikmati sajian kami.

Rabu, 19 Desember 2012

Majalah Tashfiyah Edisi 22 Vol 02 1434 H-2012, Mudah Berfaedah

Judul: Majalah Tashfiyah Edisi 22 Vol 02 1434 H-2012, Mudah Berfaedah
Menggapai Syafaat dengan Shalawat
Penerbit: Media Tashfiyah
Tebal: 112 halaman (32 halaman full color)
Fisik: 12 cm x 18 cm, uv, soft cover
Harga: Rp 8.000 (Jawa), 9.000 (Luar Jawa)


Sebagian isi:
Menggapai Syafaat dengan Shalawat
Patriotisme dalam Islam
Sayap lalat dan Mukjizat
Utamakan Shalawat
Bertahap dalam Menuntut Ilmu
Abdurrahman bin 'Auf
Bakhil Terhadap Diri Sendiri
Macam-macam air
Kesesatan Kaum Nuh
Autisme
Burung Hud-hud
Pulau itu sungguh menipu
Gak tahu malu, malu-maluin
Berpenampilan yang Baik
Shalat Rawatib

Senin, 03 September 2012

Majalah Qudwah Edisi Perdana Edisi 01 Vol-01/1433 H / 2012

Judul: Majalah Qudwah Edisi Perdana Edisi 01 Vol-01/1433 H / 2012
Untaian Kisah Mutiara Hikmah
Penerbit: Media Tashfiyah Ponpes Darul Atsar Temanggung
Tebal: 112 halaman
Fisik: 15 cm x 23 cm, uv, soft cover
Harga: Rp 10.000 (Jawa), 12.000 (Luar Jawa)


Edisi Perdana
Di Pulau Misterius itu berjumpa Dajjal
Kala Gunung Diangkat di Atas Bani Israil
Awal Mula Alam semesta
Imam Asy-Syafi'i, Sang Pembaharu
Kaab bin Malik Taubatnya Diabadikan dalam Al-Qur'an
Juraij Ahli Ibadah yang diuji
Adam Bapak seluruh manusia dan proses penciptaanya
Sepenggal Kehidupan Abu Bakr Ash-Shiddiq
Kecuali dengan Qalbun Salim
Banyak Menangis Sedikit Tertawa
JASMERAH, Sebuah Pengantar
Kokoh Bak Batu Karang
Awal Mula Alam Semesta
8 Kunci Untuk Hidup Tenang
Kisah Secercah Hidayah di Dalam Qalbu
Pengertian tarikh
Hidup Sekali, Haruslah Penuh Arti

Selasa, 24 Juli 2012

Majalah Tashfiyah Edisi 18 Vol 02 1433 H-2012, Menyongsong Ramadhan

Judul: Majalah Tashfiyah Edisi 18 Vol 02 1433 H-2012, Mudah Berfaedah
Menyongsong Ramadhan
Penerbit: Media Tashfiyah
Tebal: 112 halaman
Fisik: 12 cm x 18 cm, uv, soft cover
Harga: Rp 8.000 (Jawa), 9.000 (Luar Jawa)


Menyongsong Ramadhan
Keberadaan dan hukum Homoseks
Mereka telah tersesat
Mental "Wani piro?"
Memandang kaum Amrad
Sakit Punggung Jangan Disepelekan
10 Hal yang sia-sia
Awas, pengikut setan ada di mana-mana
Suko nodong? Jangan dong …
Benci tak harus mengakhiri